PENYELESAIAN TUGAS-TUGAS CGP DAN AKSI NYATA
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Sejahtera
Om Swastiastu
Namo Budhaya
Salam Kebajikan
Rahayu sagung dumadi
Salam dan Bahagia,
Setelah mengikuti pembelajaran, melaksanakan tugas-tugas dan aksi nyata penerapan materi Guru Penggerak Angkatan 6 Kota Madiun, banyak hal Calon Guru Penggerak akan menceritakan pengalaman, perasaan, hal baik yang akan terus dilaksanakan kedepannya, serta hal-hal yang harus segera dihentikan mulai saat ini.
Pelaksanaan Pendidikan calon guru penggerak Angkatan 6 kota Madiun telah mulai dilaksanakan pada akhir bulan Agustus tahun 2022, dimulai dengan couching clinic pelaksanaan Diklat, kemudian bagaimana menggunakan LMS ( Learning Management System) Pendidikan Guru Penggerak pada halaman web, bagaimana login SIMPKB dengan akun Belajar.id , hingga pembelajaran modul dengan alur MERDEKA, yaitu merupakan akronim dari Mulai dari Diri, Eksplorasi Konsep, Ruang Kolaborasi, Refleksi Terbimbing, Demonstrasi Kontekstual, Elaborasi Pemahaman, Koneksi Antar Materi, dan Aksi Nyata.
Untuk selanjutnya dalam jurnal refleksi penyelesaian tugas dan Aksi Nyata berikut ini, Calon Guru Penggerak akan merefleksikan pembelajaran dengan model refleksi 4 F atau 5 P yang dikembangkan oleh Dr. Roger Greenaway.
1. Facts (Peristiwa)
Pada akhir bulan Agustus 2022, tepatnya pada tanggal 29 dimulai Pendidikan Calon guru Penggerak Angkatan 6 Kota Madiun, diawali sebuah post tes, yang materinya cukup berbobot, dengan waktu 60 menit dengan jumlah soal 40 butir pilihan ganda dan selanjutnya dilaksanakan pembelajaran secara daring dalam kelas 44 yang berjumlah 8 peserta dari berbagai jenjang sekolah mulai dari TK, SD, SMP dan SMA/SMK. Pembelajaran dilanjutkan dengan tatap muka dalam lokakarya yang dipandu oleh bapak ibu Pengajar Praktik.
2. Feelings (Perasaan)
Selama mengikuti Pendidikan Calon Guru Penggerak, CGP merasa sangat terkesan dengan pola pembelajaran yang selama ini belum pernah dirasakan, cukup efektif dan efisien. Sebuah alur pembelajaran yang betul-betul MERDEKA. CGP merasa sangat bersyukur bisa tergabung dalam komunitas guru penggerak ini, banyak pengalaman, banyak ilmu, banyak teman, dan banyak menambah wawasan baru tentang Pendidikan di era abad 21 ini.
3. Findings (Pembelajaran)
Dalam proses belajar Bersama teman-teman Calon Guru Penggerak, banyak pelajaran, ilmu, pengalaman dan wawasan baru yang kami dapatkan. Sesuai materi dalam diklat CGP mulai modul 1 s.d. modul 3 materi secara singkat sebagai berikut :
Filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara, Nilai Guru Penggerak, Peran Guru Penggerak, Disiplin Positif, Budaya Positif, Kompetensi sosial dan emosional, pembelajaran yang berdiferensiasi, couching untuk supervisi akademik, pemimpin pembelajaran dalam pengembangan sekolah, pengambilan keputusan berbasis nilai-nilai universal seorang pemimpin, pemimpin dalam pengelolaan sumberdaya, program yang berdampak pada murid.
4. Future (Penerapan)
Sebelum mengikuti Pendidikan calon guru penggerak, CGP dan rekan sejawat pada umumnya merasa bahwa, pembelajaran yang efektif adalah dengan cara pendisiplinan yang memaksa, pembelajaran harus dalam kendali guru sepenuhnya, murid harus megikuti kehendak dari program guru tanpa adanya pilihan, bahkan hukuman-hukuman yang sifatnya fisik masih selalu dilakukan untuk menegakan kedisiplinan. Namun setelah mengikuti Pendidikan calon guru penggerak, serta program-program Pendidikan merdeka belajar, kami mulai menyadari bahwa, diera abad 21 , lebih-lebih setelah adanya pandemi covid 19 yang mengharuskan pembelajaran secara daring untuk sementara waktu, serta berkembangnya teknologi informasi dan digital, maka pemanfaatan teknologi adalah sebuah keniscayaan. Pembelajaran hybrid learning, blended Learning, pemanfaatan LMS, media sosial dimana merupakan bagian dari kehidupan anak-anak generasi milenial harus dimanfaatkan sebagai bagian dari Pendidikan. Maka peran guru sudah sedikit bergeser, peran murid menjadi lebih dominan, peran guru menjadi fasilitator, membimbing, menuntun kodrat, minat, bakat, murid agar mendapatkan keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya dalam kehidupan masyarakat maupun pribadi.
Untuk kedepannya CGP akan terus berusaha menerapkan nilai dan perannya sebagai guru penggerak baik pada komunitas Pendidikan disekolah maupun dalam masyarakat. selanjutnya diharapkan paradigma, pemikiran dan filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara segera terwujud. Sekolah yang berpihak pada murid, sekolah yang mewujudkan Profil Pelajar Pancasila, sekolah yang mempertajam cita-cita, potensi, minat dan bakat anak-anak Indonesia.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam dan Bahagia.