CV and Aplication letter

CURICULUM VITAE
Name                           : Bambang Gunawan

Place / Birth of date     : Bangka, May 8th 1985

Address                       : Pinang st. 2 nd Bangka  Postcode : 63117 

Phone number             : (0351) 493260       

Hand phone                 : +62 899 0909 0111

E-Mail                          : bams_oye@bravo.com

EDUCATION              :

2004-2007                   : Hotel and Tourism Academy “Mandiri”

2006                            : English for Tourism training

2005                            : Hotel training

2001-2004                   : Vocational School “Pariwisata”

2001-2004                   : “Happy English” English Course

OCCUPATION            :

2006-                           : Present Waiter in Cozy Restaurant

2005-2006                   : Kitchen partner in Ambarrukmo Restaurant

2004-2005                   : Waiter in Luxurious Restaurant

COMPETENCIES        :

Good command of spoken and written English (TOEIC score of 650)

INTERESTS                 :

Sports                          : Volley ball, table tennis

Music                           : Playing guitar

date April 21st, 2008

Personnel Manager

P. O. Box 45721 inside address

Medan, North Sumatra

Dear Sir/Madam salutation

opening paragraph

I am applying for the position of a waiter, advertised in Suara Rakyat on April 17th, 2008. My name is Bambang Gunawan and I am 22 years old. I have an Associate’s Degree from aHotel and Tourism Academy.

body of letter

I have worked for some restaurants as a waiter or a kitchen partner in the kitchen department. I have more than three years of work experience. I joined training and apprenticeship while I was in the vocational school and academy. My good English proficiency will also be an advantage as a waiter. I believe that my educational background and experience meet your requirements. I would like to add that I have a pleasant personality. I am friendly, hardworking, and eager to learn. I am able to work independently as well as in a team.

closing paragraph

I enclose my CV, a recent photo, and copies of some documents. I look forward to hearing from you.

Sincerely yours,

Closing

Bambang Gunawan


Jalan Pinang No. 2 sender’s address

Bangka 32541

Exercise

Makes Application letter based on this information

Requirements

PT. Java-Japan, Jl. Diponegoro 22 Madiun

  1. Electrical technician  position 
  2. SMK Electrical  
  3. hardworking, and eager to learn
  4. single 
  5. be ready placed in East Java 

            Taken from : website: http:loker.pt.java-japan.com, October 16 2024

Pemberontakan Jayakatwang

Adanya pemberontakan yang dilakukan oleh Jayakatwang merupakan penyebab runtuhnya Kerajaan Singasari.

Pemberontakan itu terjadi pada 1292, ketika masa pemerintahan Kertanegara, raja Kerajaan Singasari yang terakhir.

Jayakatwang adalah keturunan Raja Kertajaya, penguasa terakhir Kerajaan Kediri yang dikalahkan oleh Ken Arok, pendiri Kerajaan Singasari.

Lantas, apa sebab Jayakatwang ingin sekali menghancurkan Kerajaan Singasari dan bagaimana kronologinya?

Latar belakang Pemberontakan Jayakatwang

Pada 1222, Raja Kertajaya dari Kediri dapat dikalahkan oleh Ken Arok, penguasa Tumapel, dalam Perang Ganter.

Setelah itu, Ken Arok mendirikan Kerajaan Tumapel, yang pada akhirnya dikenal sebagai Kerajaan Singasari.

Sedangkan Kediri tidak dihancurkan dan diperintah oleh keturunan Raja Kertajaya yang mengakui kepemimpinan Singasari.

Sejak 1271, salah seorang keturunan Raja Kertajaya yang bernama Jayakatwang, memerintah sebagai adipati di Gelang-Gelang (sekitar Madiun sekarang).

Raja Kertanegara, yang berkuasa di Kerajaan Singasari antara 1272-1292, telah mengambil beberapa langkah untuk menjaga hubungan baik dengan Jayakatwang.

Salah satunya adalah dengan menikahkan Jayakatwang dengan adiknya, Turukbali.

Disebutkan pula dalam Prasasti Kudadu dan Prasati Mula-Malurung bahwa Raja Kertanegara menjadikan anak Jayakatwang yang bernama Arddharaja sebagai menantunya.

Dengan begitu, Raja Kertanegara dan Jayakatwang sebenarnya memiliki hubungan kekerabatan, yakni sebagai ipar sekaligus besan.

Akan tetapi, atas hasutan patihnya, Jayakatwang bertekad akan membalas dendam kematian leluhurnya.

Oleh sang patih, ditunjukkan dharma seorang ksatria yang harus menghapus aib leluhurnya.

Itulah yang menjadi penyebab Jayakatwang akhirnya memberontak untuk menyerang dan membunuh Kertanegara.

Kronologi Pemberontakan Jayakatwang
Kitab Pararaton menyebutkan bahwa dalam usaha meruntuhkan Kerajaan Singasari, Jayakatwang mendapat bantuan dari Arya Wiraraja, Bupati Sumenep yang telah dijauhkan dari keraton oleh Raja Kertanegara.

Arya Wiraraja memberitahu kapan waktu yang tepat untuk menyerang Singasari, yaitu ketika sebagian besar tentaranya sedang melaksanakan Ekspedisi Pamalayu.

Pemberontakan Jayakatwang dilaksanakan antara pertengahan bulan Mei dan Juni 1292.

Prasasti Kudadu maupun Kitab Pararaton menyebut bahwa tentara Kediri dibagi ke dalam dua kelompok untuk menyerang dari arah utara dan selatan.

Rupanya, tentara yang menyerang dari utara hanya sekadar untuk menarik pasukan Singasari dari keraton.

Untuk meredam para pemberontak yang datang dari utara, Raja Kertanegara memerintahkan menantunya, Raden Wijaya, memimpin serangan.

Ketika Raden Wijaya mengejar pasukan Kediri yang terus bergerak mundur, Jayakatwang segera menyerbu keraton dari arah selatan.

Raja Kertanegara terbunuh dalam serangan dan Jayakatwang berhasil menguasai seluruh istana.

Gugurnya Raja Kertanegara pada 1292 menandai runtuhnya Kerajaan Singasari dan Jayakatwang kemudian berusaha membangkitkan Kerajaan Kediri.

Akan tetapi, sebelum impian tersebut tercapai, Raden Wijaya melancarkan serangan balas dendam pada 1293 dan membunuh Jayakatwang.

Setelah itu, Raden Wijaya mendirikan Kerajaan Majapahit yang terletak di Mojokerto, Jawa Timur.

Referensi:

Poesponegoro, Marwati Djoened dan Nugroho Notosusanto (Eds). (2008). Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno. Jakarta: Balai Pustaka.

Sumber: kompas . com, Fb : Prapanca’s

Di Bawah Tirani Jepang

Restorasi Meiji

Awal Modernisasi Jepang Sebelum menjadi negara modern Jepang merupakan negara feodalis. Mengapa feodalis? Sebab, kekuasaan politik dan ekonomi dipegang oleh kaisar, shogun (semacam panglima militer), dan daimyo (semacam tuan tanah/raja lokal). Kekuasaan itu terbentuk secara hierarki dengan puncak kekuasaan di tangan kaisar, sedangkan kekuasaan pemerintahan dipegang oleh seorang shogun. Tahun 1639, Shogun Tokugawa menjalankan kebijakan Sakoku (negara tertutup). Melalui kebijakan ini, orang asing dilarang masuk ke Jepang dan sebaliknya orang Jepang dilarang berhubungan dengan orang selain Jepang. Namun, pada kenyataannya, Belanda, Cina, serta Korea tetap berhubungan dengan Jepang. Mengapa Jepang menerapkan kebijakan Sakoku (tertutup) dengan bangsa lain? Ada dua alasan. Alasan pertama, pemerintahan Shogun Tokugawa terancam dengan kehadiran misionaris dari Spanyol dan Portugis yang menyebarkan agama Katolik. Mereka dituduh ikut campur urusan dalam negeri. Contohnya, ketika perang antar-shogun mereka memperkenalkan senjata api dan meriam terhadap salah satu shogun, sedangkan senjata orang Jepang berupa pedang (katana). Penyebaran agama yang dilakukan oleh Spanyol dan Portugis juga dituding mengancam kebudayaan asli Jepang. Alasan kedua ialah mempertahankan supremasi Tokugawa atas pesaingnya, Daimyo Tozama. Daimyo Tozama adalah daimyo di bawah Shogun Tokugawa, tetapi secara ekonomi lebih sejahtera karena menjalin hubungan dengan bangsa asing. Apabila Daimyo Tozama tetap bekerja sama dengan bangsa asing, maka dikawatirkan mereka menjadi kuat sehingga mengancam kekuasaan Tokugawa. Pada abad ke-19 (1854), kebijakan Sakoku mulai surut. Tahun 1854, kapal perang Amerika Serikat (kapal hitam) yang dipimpin oleh Komodor Matthew C. Perry menyerang Jepang sehingga memaksa pemerintahan Shogun Tokugawa menandatangani Konvensi Kanagawa pada tahun 1854. Konvensi itu pada intinya menyebutkan bahwa Jepang harus membuka diri dengan bangsa asing sehingga mengakhiri kebijakan tertutup Jepang yang telah berlangsung 200 tahun. Kemajuan Barat dan terbukanya pelabuhan-pelabuhan di Jepang yang semakin ramai menyadarkan Jepang betapa terbelakangnya mereka dibanding dengan negara-negara Barat sehingga Jepang bertekad untuk mengejar ketertinggalan. Pada masa pemerintahan Kaisar Meiji (anak dari Kaisar Komei), kesadaran mengejar ketertinggalan mulai terwujud melalui berbagai langkah perubahan besar yang dikenal dengan Restorasi Meiji (1868-1912). Kata “Meiji” berarti “kekuasaan pencerahan”. Pencerahan yang dimaksud adalah kombinasi kemajuan Barat dengan nilai-nilai tradisional Jepang. Dengan misi inilah Jepang mengutus pejabat untuk belajar ke Amerika dan Eropa, yang disebut misi Iwakura. Sebagai hasil misi Iwakura, Jepang memutuskan untuk mengadopsi sistem politik, hukum, dan militer dari dunia Barat. Restorasi Meiji kemudian mengubah Kekaisaran Jepang menjadi negara industri modern sekaligus menjadi kekuatan militer dunia. Berikut ini adalah beberapa bidang garapan Tenno Meiji yang tercakup dalam gerakan pembaruan itu.

A. Bidang Perindustrian

Dengan mengadopsi teknologi dari Barat, Jepang membangun industri-industri seperti pabrik senjata, galangan kapal, peleburan besi, dan lain sebagainya. Hasil produksi ini dijual ke pasar internasional dengan harga relatif murah dibandingkan harga penjualan produk yang sama di dalam negeri. Kebijakan ini disebut dumping. Hal ini membuat industri dalam negeri Jepang berkembang pesat.

B. Bidang Perdagangan

Jepang membangun bank-bank yang memungkinkan orang untuk meminjam uang agar berinvestasi. Jepang membangun pelabuhan-pelabuhan dan kapal-kapal dagang sehingga perdagangan mengalami kemajuan pesat.

C. Bidang Militer

Jepang gencar membangun angkatan perangnya. Tahun 1873, Jepang menerapkan kebijakan wajib militer. Jepang juga memesan sebuah kapal perang modern dari Belanda dan untuk mempelajari ilmu kelautan, Jepang mengirim 16 mahasiswa untuk belajar di Belanda. Jepang meniru sistem dan strategi dari Jerman dan Inggris. Dalam waktu singkat, Jepang telah memiliki tentara yang kuat, modern, dan tangguh. D. Bidang Pendidikan Jepang menerapkan wajib belajar bagi generasi mudanya. Mereka dididik untuk merasa memiliki rasa cinta kepada tanah airnya, semangat pantang menyerah dan berani mati (bushido), serta hormat dan tunduk kepada Kaisar. Pemerintah Jepang juga mengirim mahasiswa untuk menimba ilmu-ilmu Barat.

E. Bidang Sosial

Menghapus sistem kasta di Jepang. Saat itu, Jepang mempunyai empat kasta. Kasta pertama adalah kelas kaum terpelajar, kasta kedua adalah petani, kasta ketiga adalah seniman, dan kasta keempat adalah pedagang. Selain itu, pemerintah juga melarang adat istiadat yang bersifat feodalis seperti laki-laki memperlihatkan dan memakai kimono, laki-laki memanjangkan dan mengucir rambut serta ke mana-mana membawa pedang panjang dan pedang pendek yang menjadi ciri khas kelas samurai

F. Bidang Hukum

Sistem hukum dan konstitusi mengikuti model Jerman. Sebagai akibat dari industrialisasi itu, Jepang kemudian menjadi satu-satunya kekuatan besar negara non-Barat di dunia sekaligus kekuatan utama di Asia Timur dan Asia Tenggara dalam waktu 40 tahun.

Kemajuan, Perluasan Pasar Industri, dan Keterlibatan Jepang pada Perang Dunia ke-2

Jepang sebagai negara industri sebagaimana negara-negara Barat mempunyai tiga tantangan, yakni

1) pasokan bahan mentah yang stabil,

2) jalur pelayaran yang aman, dan

3) pasar bagi hasil industrinya.

Pada saat yang bersamaan, kepercayaan diri militer Jepang yang didukung kemajuan ekonomi membangkitkan rasa bangga terhadap negaranya. Nasionalisme ini berkembang menjadi nasionalisme radikal dalam bentuk keinginan sebagian warga agar Jepang menjadi negara imperialis. Faktor ekonomi (gold) dan faktor kejayaan (glory) inilah yang mendorong Jepang menduduki (menjajah) berbagai negara di Asia termasuk Indonesia menjelang akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.

Pada tahun 1894, Jepang membangun imperium yang sangat luas, meliputi Taiwan, Korea, Manchuria, serta Cina bagian Utara. Pada tahun 1894 dan 1895, Jepang terlibat perang dengan Cina (Perang Sino). Perang ini diawali oleh pemberontakan petani terhadap pemerintahan Korea. Merasa terdesak, pemerintah Korea meminta bantuan kepada Dinasti Qing dari Cina. Karena sejak lama Jepang ingin menguasai Korea, maka Jepang memanfaatkan situasi itu untuk menginvansi Korea. Karena Korea sekutunya Cina, maka Cina protes sehingga antara Jepang dengan Cina terlibat perang. Perang akhirnya dimenangkan Jepang dan kemudian membentuk pemerintahan boneka di Seoul. Kekalahan Cina terhadap Jepang ditandai dengan Perjanjian Shimonoseki yang isinya menyebutkan bahwa Semenanjung Liaodong dan Taiwan diserahkan kepada Jepang. Rusia, Jerman, dan Prancis yang semula menduduki Semenanjung Liaodong akhirnya mundur. Namun, karena Perjanjian Shimonoseki dianggap tidak sah, maka Rusia kembali menduduki Semenanjung Liaodong yang strategis itu. Untuk pertahanannya, Rusia kemudian mendirikan Benteng Port Arthur di situ dan menjadikan pangkalan angkatan lautnya di Pasifik. Tindakan Rusia ini membuat Jepang marah sehingga memicu perang Jepang dengan Rusia yang bernama “Perang Rusia-Jepang” pada tahun 1894 dan 1895. Dalam perang itu, tidak terduga Rusia kalah sehingga harus menandatangani Perjanjian Portsmouth yang diselenggarakan di Amerika Serikat dengan difasilitasi Presiden Roosevelt. Jenderal yang berjasa dalam kemenangan Jepang atas Rusia adalah Laksamana Togo Heihachiro. Isi Perjanjian Portsmouth yakni Jepang mendapatkan Pulau Shakalin dan daerah Manchuria. Kemenangan Jepang atas Rusia ini membangkitkan kepercayaan dan harga diri Jepang. Ternyata, bangsa Asia (ras Mongoloid) dapat mengalahkan bangsa Barat (ras Kaukasoid). Dampaknya, selain wilayah kekuasaannya semakin luas, juga muncul ambisi tersembunyi yang tidak hanya ingin menguasai Asia, tetapi juga mengalahkan bangsa-bangsa Barat lainnya. Ketika Prancis menyerah kepada pasukan Nazi Jerman di Eropa tahun 1941, Jepang memanfaatkannya dengan menginvansi wilayah jajahan Prancis di Indocina yang meliputi Kamboja, Laos, dan Vietnam. Pada saat yang bersamaan (tahun 1941), Jerman menginvansi Rusia. Sebelumnya, pada tahun 1940, terjadi kesepakatan “Pakta Tripartit”, yaitu bersatunya fasisme Jepang, Italia, dan Jerman dalam “kekuatan poros” yang kemudian hari bersama sama melawan “kekuatan Sekutu” yang terdiri dari AS, Inggris, dan Prancis dalam Perang Dunia II.

Meski tidak memiliki kepentingan di Indocina (Kamboja, Laos, dan Vietnam), sikap agresi Jepang membuat Amerika Serikat menjadi geram. Pada tahun 1941, Amerika membidani persekutuan yang disebut ABDACOM (America, British, Dutch, Australian Command) untuk menghadapi keagresifan Jepang. Selain membuat organisasi, Presiden Roosevelt juga menerapkan embargo baja dan besi tua kepada Jepang yang kemudian diikuti dengan pembekuan semua aset-aset Jepang. Embargo baja dan besi tua ini sungguh memukul telak Jepang karena peralatan militernya semua terbuat dari baja dan besi tua. Seperti belum cukup, Amerika segera mengembargo minyak bumi terhadap Jepang. Minyak bumi merupakan penopang utama industri-industri militer Jepang. Embargo minyak bumi ini membuat industri militer Jepang menjadi kesulitan sehingga Jepang dihadapkan pada dua pilihan, hidup atau mati. Jepang bukannya menyerah dengan situasi, tetapi semakin berambisi menguasai minyak bumi Asia Selatan (India, Bangladesh, Pakistan, dan lain-lain) serta Asia Tenggara (Vietnam, Filipina, Indonesia, dan lain-lain) untuk mengatasi embargo minyak bumi Amerika Serikat.

Sebagian wilayah yang menjadi sasaran Jepang itu merupakan jajahan Belanda, termasuk Indonesia, sehingga Jepang harus menghadapi kekuatan militer terbesar saat itu, yaitu Amerika Serikat. Di bawah ABDACOM, Amerika Serikat bertanggung jawab melindungi kepentingan kepentingan Belanda di Indonesia. Menyerang Indonesia dianggap menyerang ABDACOM. Untuk mengatasi kekuatan militer itu, Jepang mengambil keputusan, yakni harus terlebih dahulu melumpuhkan Amerika Serikat. Sasaran yang paling dekat di Asia adalah pangkalan angkatan laut Amerika Serikat di Asia Pasifik, yaitu di Pearl Harbour, Hawaii. Maka, secara mendadak tanpa ultimatum terlebih dahulu, Jepang menyerang Pearl Harbour pada 7 Desember 1941. Dengan serangan ini, Jepang telah mengawali perang Pasifik.

Setelah menghancurkan Pearl Harbour, Jepang menduduki Filipina pada 10 Desember 1941, Burma pada 16 Desember 1941, dan pada 11 Januari 1942 Jepang mendarat di Indonesia dengan menguasai Kalimantan lalu menyusul Sumatra dan Jawa. Setelah Jawa dikuasai, Jepang mengendalikan seluruh wilayah Indonesia dalam waktu singkat. Perang yang dilancarkan Jepang di Asia Tenggara dan di Lautan Pasifik ini dikenal dengan Perang Asia Timur Raya atau Perang Pasifik.

Spionase Jepang

Mengapa Jepang begitu mudah masuk Indonesia dan menguasai Yogyakarta? Ternyata, jauh sebelum tahun 1942 Jepang telah mengirimkan perwira-perwiranya di beberapa kota penting di Indonesia, termasuk Yogyakarta untuk dijadikan sebagai spionase. Perwira yang dikenal sebagai mata-mata di Yogyakarta adalah Shizukino Yamachi. Tugas Shizukino Yamachi adalah melakukan penyamaran untuk memata-matai kawasan Yogyakarta, yang nantinya pada wilayah tersebut akan dilakukan ekspansi besar-besaran oleh tentara Jepang. Untuk mengelabuhi masyarakat, Shizukino Yamachi mendirikan toko Fuji sebagai toko kelontong yang berada di daerah pecinan Yogyakarta atau sekarang dikenal Jalan Malioboro. Shizukino Yamachi mengubah namanya menjadi Tao Ai dan lebih suka memperkenalkan dirinya kepada orang baru sebagai pedagang dari Cina. Sehari-harinya, Shizukino Yamachi keluar rumah dari pagi hingga menjelang petang. Shizukino Yamachi menulis dengan detail segala hal yang ada dan terjadi di Yogyakarta. Kemudian, segala hasil data pengamatannya dikirimkan ke Jepang, agar mudah melakukan ekspansi. Data tersebut dikirimkan melalui radio komunikasi dari kamarnya sehingga pintu kamarnya yang berada di lantai atas selalu tertutup rapat. Shizukino Yamachi sering berkeliling menggunakan sepeda, berbusana putih dan mengenakan topi bulat. Semua orang tidak mengenal siapa sesungguhnya Shizukino Yamachi. Dia hanya dikenal sebagai seorang pengusaha yang baik dan ramah kepada setiap orang. Di pertengahan tahun 1939, Shizukino Yamachi mendadak pergi dan hilang begitu saja. Pada 6 Maret 1942, tentara Jepang telah memasuki Kota Yogyakarta. Mereka datang dari arah Jalan Solo menuju ke barat, setelah sampai di perempatan tugu, mereka berbelok ke selatan menuju Jalan Malioboro dan Gedung Agung. Iring-iringan pasukan disambut oleh warga tanpa ketakutan, bahkan warga bersorak sorai dengan melambai lambaikan bendera merah putih. Para pasukan Jepang datang dengan mengaku sebagai saudara tua. Untuk menarik simpati khususnya kepada rakyat Yogyakarta, serdadu Jepang menyerukan “Nipon Indonesia sama-sama”, mengumandangkan lagu Indonesia Raya, serta secara demonstratif membawa potret ratu Belanda yang ditusuk-tusuk dengan bayonet. Ketika peristiwa ini berlangsung, Shizukino Yamachi berada di kendaraan jeep paling depan diikuti kendaraan truk, sepeda, dan bahkan ada yang berjalan kaki. Setelah diketahui, ternyata Shizukino Yamachi merupakan salah satu perwira komandan divisi Angkatan Darat Jepang. Jepang Mengambil Alih Wilayah Hindia BelandaSerangan Jepang pertama terjadi pada 11 Januari 1942 mendarat di Tarakan (Kalimantan Timur). Pada bulan Februari, Jepang menduduki Pontianak, Banjarmasin, Makassar, Palembang, dan Bali. Mengapa Jepang mendarat pertama kali di Tarakan dan kemudian menguasai Tarakan? Sebagaimana dibahas dalam pokok bahasan terdahulu, Jepang sangat kesulitan dalam mengoperasikan industri-industrinya, termasuk mesin-mesin perangnya, setelah Amerika Serikat mengembargo minyak bumi. Tarakan adalah salah satu daerah yang terdapat sumber-sumber minyak di Indonesia. Dengan menguasai Tarakan, berarti menguasai sumber minyak sehingga dengan demikian untuk menguasai daerah lain di Indonesia lebih mudah dan untuk menghadapi Sekutu juga lebih siap. Di Jawa, Jepang pertama kali mendarat di Banten, kemudian Indramayu, Rembang, Tuban, dan Surabaya. Sejak Maret 1942, Indonesia menjadi kekuasaan Jepang. Tujuan Jepang menyerang dan menduduki Hindia Belanda (Indonesia) adalah untuk menguasai sumber-sumber alam, terutama minyak bumi, guna mendukung industri dan kampanye perang Jepang. Gubernur Jenderal Belanda, Tjarda van Strarkenborgh, tidak berdaya menghadapi serangan kilat Jepang sehingga terpaksa menyerah tanpa syarat kepada Letnan Jenderal Hitoshi Imamura di Kalijati, Subang, Jawa Barat, 8 Maret 1942. Mengapa Jepang begitu mudah mengalahkan Belanda sedangkan peralatan militer Belanda juga sangat modern untuk saat itu? Jepang, sebelum menyerang Hindia Belanda, ternyata sudah jauh hari memperhitungkan penyerangan itu. Beberapa tahun sebelum 1942, para perwira Jepang sudah menyelidiki daerah-daerah yang menjadi titik kelemahan dan kekuatan Belanda. Di Jawa, daerah Banten, Indramayu, Rembang, Tuban, dan Surabaya adalah daerah strategis. Apabila menguasai daerah itu, maka Jepang dengan mudah akan dapat memaksa Belanda menyerah.

Mengapa Thailand menjadi negara Asia yang tidak dijajah Jepang? Pada Perang Dunia II, Thailand “membantu” Jepang melawan Sekutu dengan cara memberikan wilayah negaranya sebagai tempat akomodasi tentara Jepang. Namun, seusai perang dan Jepang kalah perang melawan Sekutu, Thailand memutuskan untuk menjadi sekutu Amerika Serikat. Thailand juga merupakan negara yang tidak pernah dijajah bangsa Barat (Inggris, Prancis, Belanda, Spanyol, dan Portugal).Strategi Jepang untuk Mendapatkan Simpati Rakyat Kedatangan Jepang disambut baik oleh Sukarno, Hatta, dan Ki Hajar Dewantara. Mereka optimistis bahwa kedatangan Jepang akan membawa kemerdekaan.

Dasarnya adalah hal-hal berikut ini.

a) Menyerahnya Belanda dianggap sebagai akhir penjajahan Belanda. Dengan kekalahan Belanda, maka berarti dimulainya era baru ketika bangsa-bangsa Asia bebas merdeka dan menentukan nasibnya sendiri dengan dipelopori oleh Jepang. Keyakinan itu bertambah tebal setelah Jepang memperkenalkan diri sebagai saudara tua bangsa-bangsa Asia.

b) Jepang berjanji jika Perang Pasifik dimenangkan, maka bangsa-bangsa di Asia akan mendapatkan kemerdekaan.

c) Jepang bersifat simpatik kepada aktivis pergerakan kemerdekaan, misalnya membebaskan tokoh-tokoh yang ditahan dan diasingkan kolonial Belanda seperti Sukarno, Hatta, Syahrir, dan lain-lain.

d) Jepang menjanjikan kepada bangsa Indonesia untuk memberikan kemudahan-kemudahan yang tidak pernah diberikan oleh kolonial Belanda, misalnya mengibarkan bendera Merah Putih berdampingan dengan bendera Hinomaru Jepang, menggunakan bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari, kebebasan beribadah sesuai keyakinan, dan membolehkan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” bersama lagu kebangsaan Jepang “Kimigayo”.

Pemerintahan Militer Jepang Setelah menguasai Indonesia, Jepang memerintah dengan sistem pemerintahan militer dengan membagi menjadi tiga daerah militer yang dikendalikan oleh angkatan darat (rigukun) dan angkatan laut (kaigun). Ketiga daerah tersebut di bawah komando panglima besar tentara Jepang yang bertempat di Saigon (Vietnam). Ketiga daerah tersebut meliputi:

(1) Daerah Jawa dan Madura dengan pusat di Batavia di bawah kendali angkatan laut (kaigun);

(2) Daerah Sumatra dan Semenanjung Melayu dengan pusat di Singapura di bawah kendali angkatan darat (rigukun);

(3) Daerah Kalimantan dan Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua di bawah kendali angkatan laut (kaigun). Selain memerintah dengan sistem militer, Jepang dalam rangka mengawasi masyarakat dan membangun gerakan pertahanan masyarakat menggunakan sistem Tonarigumi yang sekarang lebih dikenal sistem Rukun Tetangga (RT). Dalam bidang politik, Jepang membentuk Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian Rakyat Jawa) sebagai lembaga yang bertugas mengumpulkan dana, misalnya dalam bentuk uang, beras, ternak, logam mulia, kayu jati, dan sebagainya. Dalam usaha mendapatkan tenaga kerja, Jepang membentuk Romukyokai (panitia pengerah romusha) untuk dipekerjakan dalam proyek pembangunan jalan raya, pelabuhan, dan lapangan udara. Pada awalnya, romusha ini mendapatkan upah. Namun, pada perkembangan selanjutnya para pekerja ini tanpa diupah oleh pemerintah Jepang. Dalam sistem pertahanan menghadapi Sekutu dan usaha melanggengkan kekuasaannya, di Indonesia dibentuk lembaga-lembaga semimiliter dan militer. Organisasi-organisasi buatan Jepang itu misalnya Keibodan (barisan pembantu polisi), Seinendan (barisan pemuda), Fujinkai (barisan wanita), Heiho (barisan cadangan prajurit), PETA (pembela tanah air), Putera (Pusat Tenaga Rakyat), Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian Rakyat Jawa), Jibakutai (pasukan berani mati), Kempetai (barisan polisi rahasia), dan Gakukotai (laskar pelajar). Dampak Pendudukan Jepang di Indonesia Masa pendudukan Jepang membawa dampak yang luar biasa terhadap bangsa Indonesia, baik dampak secara politik, ekonomi, dan sosial budaya.

Untuk lebih jelasnya, berikut paparannya.

a) Bidang Politik Setelah Jepang berkuasa di Indonesia, organisasi kemasyarakatan baik itu organisasi politik, sosial, maupun keagamaan dibubarkan dan menggantikannya dengan organisasi bentukan Jepang. Satu-satunya organisasi yang dibiarkan oleh Jepang adalah Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI) yang berdiri sejak pemerintahan kolonial Belanda. Organisasi ini mendapat simpati masyarakat sehingga berkembang dengan cepat. Karena organisasi ini mengkhawatirkan Jepang, maka pada tahun 1943 MIAI dibubarkan dan menggantikannya dengan Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) dengan K.H. Hasyim Asy’ari sebagai ketuanya. Untuk menekan tokoh pergerakan yang tidak kooperatif terhadap Jepang, dilakukan pengawasan yang ketat dengan menyebar polisi rahasia yang sangat ditakuti, yakni Kempetai. Jepang tidak segan segan menangkap, menginterogasi, bahkan menghukum mati oran

Direction

Greeting

Sebelum menanyakan arah (asking directions) kepada orang lain, sebaiknya kalian menyampaikan ucapan greetings atau salam terlebih dahulu. Hal ini untuk memberikan kesan sopan sehingga orang yang kalian ajak berbicara akan merespon dengan baik. Kalian bisa menggunakan kata-kata greetings di bawah ini:

  • Pardon me , sir or mom!
  • Excuse me, could you help me, please?
  • May I ask you a minute sir / mom?
  • Sorry for bothering you sir / mom !
  • Sorry, I am not from around here.
  • I am sorry to interrupt you, because I am new here.I’m lost.

Direction  (petunjuk arah)

  1. East : timur
  2. west : barat
  3. north : Utara
  4. south: selatan
  5. middle/center : tengah
  6. Turn left : belok kiri
  7. Turn right : belok kanan
  8. Go straight on/ go ahead : jalan lurus
  9. Left hand side : disebelah kiri
  10. Right hand side : disebelah kanan
  11. T- Junction : pertigaan
  12. Crossroad : perempatan
  13. 5 Intersection : cabang lima
  14. Opposite : diseberang
  15. Go pass : melewati
  16. Next to : disebelah
  17. Beside : disamping
  18. Across from : diseberang dari..
  19. Behind : dibelakang
  20. In front of : didepan
  21. On the corner : di pojok
  22. roundabout = bundaran
  23. signpost = papan penunjuk jalan
  24. dead end = jalan buntu
  25. downtown : dalam kota
  26. uptown : luar kota
  27. downstair: lantai bawah
  28. upstair : lantai atas
  29. flyover = jembatan layang
  30. bridge = jembatan
  31. railway bridge = jembatan kereta api
  32. railway line = jalur kereta api
  33. pedestrian crossing = penyeberangan pejalan kaki
  34. sidewalk : trotoar
  35. stop sign = tanda berhenti
  36. U turn : putar balik
  37. hospital = rumah sakit
  38. police station = kantor polisi
  39. shopping centre = pusat perbelanjaan
  40. petrol station : SPBU
  41. You will reach it : kamu akan sampai
  42. You can`t miss it : kamu pasti tdk kelewatan
  43. Could you tell me the way to….., please : bisakah anda menunjukan jalan ke….?
  44. How to get to the…please? : bagaimana untuk ke….?
  45. Which way to… please? : jalan yg mana untuk ke…?
  46. Which is the best route to… : mana rute terbaik menuju ke…?
  47. How do I get to… please? : bagaimana saya ke..?
  48. You can get on… : kamu bisa naik…
  49. Get off on the…. : turun di..
  50. Follow the …. : ikuti ….
  51. Path/alley/ passageway : gang
  52. Street –road-boulevard-highway : jalan –jalan besar-jalan raya-jalan tol
  53. Direction to… : arah ke….
  54. Until the traffic light : sampai lampu bangjo/lalulintas
  55. Could you tell me how to get to …?
  56. Could you tell me where the … is?
  57. Would you give me directions to go to …?
  58. Can you direct me to …?
  59. Would you show me the way to …?
  60. May I ask you the way to …?
  61. Can you show me the … on the map?
  62. I’m looking for …. Would you give me directi
  63. Where is the …?
  64. Where can I find the …?
  65. How can / do I get to …?
  66. How can / do I find …?
  67. How far is the … from the …?
  68. How do you get to … from …?
  69. Which is the best way to …?
  70. What’s the best way to get to …?
  71. What’s the quickest way to get to …?

Lita          : Excuse me! I am sorry for bothering you sir.

Mr. Alex : No, that is ok. What’s happening?

Lita           : I am trying to find a bookshop sir. Could you show me the way to get that?

Mr Alex    : Yes, of course! Start from this, you have to go straight until you find T junction. Then turn right and follow the street. The bookshop is on your left side, in frontof the bank.

Lita     : I am sorry, in front of what?

Mr. Alex : Oh, it is in front of the bank.

Lita : Thank you sir.

(source: https://www.necerz.com/2020/10/materi-asking-giving-directions.html)

Ecercise 1

Example : from here, Could you tell me the way to square of Madiun regency, please?

answer : From this Road, you go ahead to the east, you Will find the traffic light on the T-jucntion, you have to turn the left. Follow that street you must be reach the crossroad, turn right and the square is on the left hand side of that road.

  1. From your house, How do you go to the your school, please?
  2. From your school, how can I get to the railway station of Madiun, please?
  3. Which is the best route to Surakarta city, please?

Personal information

Hello, I ‘am ….

Sara is a new student at Poltek Pratama Mulia Surakarta. Today is her first day at campus, so she wants to have as many as friends she can. She introduces herself to someone else she meets. 

Sara : Hello. My name is Sara.

Heri : Hi. I am Heri Kusuma Wibawa. But you can call me Heri.

Sara : It is glad to meet you Heri.

Heri : It is glad to meet you too, Sara.

Where are you from?

Sara : Oo, I come from Solo. What about you?

Heri : Mmm, I am from Cirebon, West Java.

Sara : Cirebon. Wow, it is far away from Solo, isn’t it? 

Are you a student here?

Heri : Yea, I am a student of electronic department. You?

Sara : That’s great, we are in the same department. 

Ok, let’s pay attention to the dialog above. When Sara introduces herself to Heri, what does she inform? Sara informs her about her name, her origin and her occupation. The information which are given by Sara are called personal information. 

A. Expression in Giving Personal Information and Introducing Yourself

Your name : I am Heri Kusuma Wibawa

My name is Heri Kusuma Wibawa.

You can call me Heri. 

Your Occupation : I am a student at Poltek Pratama Mulia

I am from electronic department.

I am a teacher of  SMK 2 Madiun

Your origin : I am from Cirebon

I come from Cirebon, West Java. 

Your address : I live in Madiun.

I live on  Slamet Riyadi. St. number 100

My house is at 23rd Slamet Riyadi st. Madiun 

Personal Information

What you have learnt is a simple personal information. You can also inform more about yourself to other. Below, there is a cluster consisting items about personal information

Activity 1: Personal Information

Now look at the examples of how people give personal information.

  1. My name is Sara Kusuma Wardhani. But you can call me Sara. I come from Solo with my family. I am a student at Poltek Pratama Mulia Surakarta Office administration  department.
  2. I am Heri Kusuma Wibawa. I was born on May 17, 1981. I am from Cirebon, West Java. But, now I live in a boarding house, at Jalan Panularan 17 Solo. 
  3. Hi, I am Intan Savitri. You may call me Intan or Vitri. I am 23 years old. You may contact me on this phone number 237-590. I am a secretary in a law office. It is on Jalan Slamet Riyadi. Swimming and reading are my hobby besides corresponding through internet. 

Activity 2

The passage below is about Intan Savitri. She has won the first prize of writing contest held by a national news paper. She is being interviewed by a reporter from a school magazine of SMU 1. 

Intan Savitri is my full name, but my friends call me Intan. I was born in Cirebon, on August 7th, 1995. I come from a family of four. I have an elder sister and two younger brothers. My parents are from Central Java, but my elder sister and I were born in Cirebon. Now my family live  in Cirebon.

My parents are teachers, and actually I come from a family of teacher. My elder sister is an English teacher at SMU 1 Cirebon. Meanwhile I am studying at Faculty of Letters majoring in English study. 

I have been writing since I was in junior high school. I like writing very much because by writing I can express my idea, my feeling, and also my experience. Writing is a very exciting work. I hope I can have my own magazine someday. 

Now, I am studying English here in Solo. It is hard for me because it is difficult for me to go home and meet my family. At least, once in a month, I go to Cirebon to meet my family. And I feel their warmth and care although I live far away from them. 

To check your comprehension about the passage, read the following statements. Decide if the statement is true or false

  1. Intan is an editor.
  2. She works for school magazine.
  3. Intan’s parents come from Surabaya.
  4. Intan is from Solo.
  5. Her elder sister works as an English teacher.
  6. Intan’s family lives in Solo.
  7. Intan likes writing about action.
  8. She has her own magazine. 

Sometimes you want to know more about your friends. But you have to know how to ask for information of your friends. Here are the examples”

Name : What’s your name?

May I know your name?

Can you tell me your name?

Excuse me, are you Miss Intan?

Address : Where do you live?

What’s your address?

Do you live in Klaten?

Occupation : What is your job?

Are you a students/lecturer/trader?

What is your occupation now?

Excuse me, what kind of work do you have?

What do you do?

Hobbies : What are your hobbies?

Can you tell me about your hobbies?

Are singing and reading your hobbies?

What do you do for fun?

Place of Origin : Where are you from?

Excuse me, are you from Cirebon?

Where do you come from?

Age : Excuse me, how old are you now?

When were you born?

Are you twenties?

Activity 3 : Compiling  Personal Data

  1. Full Name :
  2. Date, Place of Birth :
  3. Address :
  4. City :
  5. Province :
  6. Postal Code : Telephone
  7. Occupation :
  8. Hobby :

Verb

When we give personal information in English, we use a complete sentence. A complete sentence has a Subject (Italic) and a Predicate (Underlined). Let’s check the examples:

My name is Intan Savitri. My friends call me Intan. 

I am from Cirebon, but now I live in Solo.

Intan and Heri is college students. They go to Poltek Pratama Mulia.

Yes/No Question with be

Are you from Solo? No, I am not from Solo, I am from Cirebon.

Are you a student? Yes, I am.

Is Intan a writer? Yes, she is.

Is Heri a reporter? No, he is not a reporter. He is a student.

Wh- question with be

What’s your name? My name is Intan.

Where are you from? I am from Cirebon.

Where do you live now? I live in Solo with my uncle.

When were you born? I wan born on May 17th, 1982.

B. Expression in Greetings and Leave-Taking

In English, there are certain expressions for greeting people and leave-taking. 

Conversation: Greeting

A : Good morning, Intan.

B : Good morning, Heri.

A : How are you?

B : Fine thanks. 

Pierre : Hello, Mrs. Garcia. How are you doing?

Mrs. Garcia : Pretty good, thanks. How about you, Pierre?

Pierre : Not bat, thanks.

Sometimes we meet people for the first time, like you in the first day of English lesson today. 

Cathy : Hello, I am Cathy.

Tinna : How do you do? I am Tinna.

Cathy : How do you do? Pleased to meet you.

Tinna : I am fine thank you. How are you?

Cathy : I am fine too.

At the end of the meeting, we need to say something, that is take-leaving expressions:

A : Good bye. See you tomorrow.

B : See you. Take it easy.

C : Bye! See you later!

D : Yeah, bye!

E : Goodbye.

F : Bye-bye, see you on Wednesday 

G : Goodbye. Have a nice evening.

H : Thanks. You too!

I : Until the next time

J : So long. Take it easy. 

Activity 4 Situation

  1. You see a new person in your school, looking lonely. Introduce yourself to him/her.
  2. You meet your old friend again after four years. 
  3. You are student at Pratama Mulia and you meet your teacher after class. 

Activity 5 Writing about Yourself

Now, you know how to ask for and give personal information. Now write about yourself and include any personal information that you want to tell.

Reference 

Agus Dwi Priyanto, S.S., English for All. Pratama Mulia Computer Course. Surakarta.

Bruce Tillit, et. all. 1985. Speaking Naturally. Cambride: Cambride University Press

Interchange 1

Mark Fletcher. 1994. Making Polite English. English Experience. London

Yayasan LIA. 1996a. All about People. Jakarta. PT. Siwibakti Darma.

caption text

Caption Text: Pengertian, Fungsi, Generic Structure, Language Feature, dan Contoh Teksny

Caption Text: Pengertian, Fungsi, Generic Structure, Language Feature, dan Contoh Teksnya image

Isi Artikel

Pengertian Caption TextPengertian Caption Text

Fungsi Caption TextFungsi Caption Text

Generic Structure Caption TextGeneric Structure Caption Text

Language Feature Caption TextLanguage Feature Caption Text

Jenis Caption TextJenis Caption Text

Contoh Caption TextContoh Caption Text

Apa Sobat Pijar aktif menggunakan media sosial? Tentunya kamu sudah tidak asing lagi dong dengan istilah caption. Hampir semua orang menambahkan caption untuk konten yang mereka unggah di media sosial sebagai konteks. Dengan begitu, para pengikut bisa memahami maksud dari postingan dengan lebih mudah dan mendapatkan informasi lebih jelas melalui teks ini.

Jika kamu masih bingung mengenai apa itu teks caption, apa fungsi dan jenisnya, serta contoh-contohnya dalam Bahasa Inggris, yuk simak ulasan lengkap tentang teks ini di sini ya Sobat Pijar!

Baca juga: Opinion and Thoughts – Materi Bahasa Inggris Kelas 11

Pengertian Caption Text

Caption text merupakan jenis teks yang menjadi pelengkap dari sebuah konten foto, video, tabel, poster, atau gambar. Caption tidak akan bisa disebut caption apabila tidak ada konten yang akan diterangkan. Caption bisa memiliki teks pendek maupun panjang.

Dalam Bahasa Inggris, caption biasanya berupa deskripsi dari sebuah gambar yang akan menerangkan isi dari konten itu sendiri. Pembaca caption akan lebih mudah memahami konten foto yang tersedia. Pemilihan kata sangat penting untuk caption sehingga kalimatnya efektif dan mudah dipahami.

Fungsi Caption Text

Di dalam bab caption text kelas 12, kamu perlu mengetahui beberapa fungsi yang ada di dalam sebuah teks caption. Hal ini akan membuatmu lebih mudah dalam membuat teks dan tidak dibuat secara asal-asalan pula. Berikut adalah beberapa fungsinya:

Pelengkap gambar

Fungsi utama dari sebuah caption text adalah untuk melengkapi sebuah gambar. Apabila kamu hanya melihat sebuah gambar atau foto di media sosial tanpa caption, kamu bisa mengartikannya dengan bebas. Dengan caption, gambar pun langsung memiliki konteksnya.

Membuat konten lebih kredibel

Dengan adanya teks caption, maka kamu juga membuat konten gambar menjadi lebih kredibel karena kamu memberikan informasi yang terkait dengan gambar itu sendiri. Pembacanya pun jadi lebih mudah mengerti.

Membuat konten lebih menarik

Fungsi lain dari sebuah caption adalah untuk menyajikan konten supaya terlihat lebih menarik. Dengan caption, gambar pun menjadi lebih jelas di mata pembaca. Mereka juga bisa menyumbangkan opininya terlepas dari apapun contoh caption dan gambarnya.

Generic Structure Caption Text

Meskipun terlihat sederhana, struktur caption text dalam Bahasa Inggris memiliki sebuah ketentuan. Berikut ini adalah strukturnya sehingga terlihat rapi.

Title

Bagian utama dari sebuah caption text adalah title atau judul. Alangkah baiknya jika title bisa membangun rasa penasaran pembaca, sehingga mereka membaca isi caption seterusnya.

Lead

Lead merupakan sebuah isi yang menginformasikan tentang hal-hal yang ada di gambar. Isi lead harus ditulis dengan spesifik, sehingga pembaca pun bisa tertarik.

Section heading

Bagian ini lebih pendek isi tulisannya. Tujuan section heading adalah untuk memberikan keterangan pada setiap gambar yang tersedia.

Language Feature Caption Text

Kaidah kebahasaan di dalam sebuah caption text juga penting untuk dipahami. Pasalnya, kamu menyajikan informasi yang sifatnya faktual dan juga harus bisa menarik minat pembacanya. Berikut adalah beberapa language features dalam caption text.

Present tense

Kaidah kebahasaan yang paling penting di dalam sebuah caption text adalah menggunakan simple present tense. Di sini, kamu perlu menyajikan informasi yang akurat dan faktual. Oleh karena itu, simple present tense digunakan.

Menggunakan exclamation

Exclamation atau tanda seru menjadi salah satu ciri untuk menarik perhatian pembaca. Dengan adanya seruan, pembaca pun menjadi lebih tertarik untuk menangkap info secara keseluruhan.

Menggunakan adjective dan adverb phrase

Kedua frasa tersebut sangat penting dalam caption. Adjective phrase akan membangun deskripsi lebih akurat di pemikiran pembaca. Sementar adverb akan membantu mereka untuk membayangkan latar waktu dan tempat kejadiannya.

Jenis Caption Text

Selain memahami apa itu caption text, kamu juga harus tahu beragam jenis caption text yang akan kamu temukan di berbagai media sosial. Berikut macam-macam caption text beserta deskripsi singkatnya.

Quote 

Quote atau kutipan adalah salah satu caption populer yang disertakan dalam foto. Kutipan berasal dari orang yang ada di foto itu sendiri. Panjang kutipan tergantung dari ucapan pembicara dan isinya sama sekali harus murni tanpa diedit.

Summary

Summary di dalam caption text diartikan sebagai sebuah rangkuman kejadian. Isinya mirip seperti sebuah teks report, namun lebih ringkas dengan poin-poin. Isi summary akan mewakili gambar dengan informasi seperti waktu, lokasi, dan pihak yang ada di dalam kejadian.

Identification

Identification merupakan jenis caption yang menggambarkan setiap orang di dalam gambar tersebut. Apabila di foto bukanlah orang melainkan benda, maka isi captionnya akan menjelaskan benda tersebut. Gunanya adalah memberi kejelasan tentang seluk-beluknya.

Story-telling

Caption yang satu ini banyak menarik minat pembaca. Isinya adalah narasi yang disertai dengan beberapa kutipan. Biasanya, caption jenis ini akan mewakili banyak jenis gambar di dalamnya. Banyak teknik marketing yang mengandalkan caption jenis ini untuk menjangkau targetnya.

Expanded

Expanded adalah jenis caption yang paling panjang. Jumlahnya tidak dibatasi karena tujuannya adalah memberikan informasi yang lengkap untuk pembaca. Penulis juga mengembangkan informasinya agar tidak kabur dari konteks.

Cutline

Cutline adalah caption yang sangat pendek dan letaknya ada di bawah gambar yang ada di media massa. Cutline akan menjelaskan gambar dengan satu kalimat saja.

Group

Group caption adalah jenis caption yang menjelaskan per gambar yang pemilik postingannya mengunggah banyak gambar dalam satu post. Caption biasanya memiliki nomor gambar untuk konteks yang lebih jelasnya.

Contoh Caption Text

Example caption text bisa membantumu untuk membuat caption yang lebih menarik di mata pembaca dan tidak lagi menulis secara asal-asalan. Simak beberapa contoh caption di bawah ini ya, Sobat Pijar!

Contoh Cutline

“The graphic of birth rate in South East Asia countries.” (Grafik angka kelahiran di negara-negara Asia Tenggara).

Contoh Quote

“About 80% of success is showing up.” – Woody Allen (Sekitar 80% kesuksesan adalah dengan muncul – Woody Allen).

Contoh Identification

“The picture of President Joko Widodo in Indramayu farmland.” (Gambar Presiden Joko Widodo di area sawah Indramayu).

Contoh Summary

Indonesia has entered the El-Nino phase in July 2023! El-Nino is the phase where Indonesia will get longer dry season. It is expected that el-Nino brings effects to dry season until early 2024 with crops failure. This extreme phenomenon is based on ENSO+ and people should be ready for drought in many areas. (Indonesia telah memasuki fase El-Nino pada Juli 2023! El-Nino adalah fase ketika Indonesia mengalami kekeringan lebih lama. Efek El-Nino akan sampai awal 2024 dengan kasus gagal panen. Fenomena yang ekstrim ini didasarkan oleh ENSO+ dan orang-orang harus bersiap dengan kekeringan).

Menulis caption text bisa dilatih karena kita hampir melakukannya dalam kegiatan bermedia sosial sehari-hari. Teks ini tidak boleh kabur dari gambar yang disediakan karena fungsinya hanya menjelaskan apa yang terjadi di dalam gambar.

Descriptive Text

Definition of Descriptive Text (Pengertian Teks Deskripsi)

Descriptive text is a text that describes a particular object in detail. Dalam bahasa Indonesianya, descriptive text atau teks deskripsi adalah sebuah teks yang mendeskripsikan objek tertentu secara rinci. Jadi, seperti yang sudah disinggung di awal, pada teks ini, kamu akan menggambarkan objek secara jelas. Bisa ukurannya, warna, bentuk, bau, dan lain sebagainya.

Purpose of Descriptive Text (Tujuan Teks Deskripsi)

The purpose of descriptive text is to describe an object in detail. Tujuan dari descriptive text adalah mendeskripsikan atau menggambarkan suatu objek secara detail (rinci). Objek-objek ini bisa berupa orang, hewan, benda, atau tempat.

Misalnya descriptive text tentang seekor hewan. Teks tersebut dapat memuat berbagai informasi tentang deskripsi fisik, makanan, habitat, asal usul, perkembangbiakkan, hingga fakta-fakta unik yang terkait.

Ingat, descriptive text hanya menjelaskan satu objek tertentu secara detail. Jadi, kalau kamu mau membuat sebuah descriptive text, kamu bisa menjelaskan ciri-ciri salah satu kucing peliharaanmu, bukan menjelaskan ciri-ciri kucing secara umum yang ada di dunia.

Structure of Descriptive Text (Struktur Teks Deskripsi)

Setiap teks pasti terdiri dari beberapa bagian yang menyusunnya ya, guysStruktur descriptive text terdiri dari dua bagian, yaitu identification (identifikasi) dan description (deskripsi).

Konsep Pelajaran_Struktur Descriptive Text_Bahasa Inggris Kelas 7

Bagian identification berisi pengenalan objek yang akan dideskripsikan. Contohnya seperti, ‘objek itu apa?’ atau ‘dari mana objek itu berasal?’. Sedangkan bagian description berisi penjelasan yang lebih spesifik dari objek yang sedang dideskripsikan. Di bagian ini, kamu bisa menjelaskan tentang penampilan maupun kepribadian objek tersebut.

Oke, supaya kamu semakin paham, kita simak contoh descriptive text berdasarkan strukturnya berikut ini, yuk!

Konsep Pelajaran_Contoh Descriptive Text berdasarkan Struktur_Bahasa Inggris Kelas 7

Nah, teks deskripsi tersebut menjelaskan tentang Hanni. Bagian identification terdapat pada kalimat pertama, kedua, dan ketiga. Dari bagian ini, kita bisa tahu ya kalau Hanni adalah teman baik si penulis. Hanni sekelas dengan penulis di SMP. Kemudian, bagian descriptionnya terdapat pada kalimat keempat sampai keenam. Penulis menjelaskan penampilan Hanni yang cantik. Ia punya wajah oval, mata bulat, hidung mancung, dan rambut yang panjang. Selain itu, dijelaskan juga kepribadian Hanni yang ramah dan pintar.

Gimana? Sampai sini, apakah kamu sudah paham mengenai materi descriptive text?

Language Features of Descriptive Text (Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi)

Dalam menulis descriptive text, ada kaidah kebahasaan yang harus kamu gunakan. Language features of descriptive text terdiri dari tiga, yaitu adjective, Simple Present Tense, dan adverb of frequency. Ayo kita bahas satu per satu!

1. Adjective

Descriptive text tidak terlepas dari adjective atau kata sifat. Saat mendeskripsikan suatu objek, kita pasti menggunakan kata sifat, seperti besar, kecil, tinggi, pendek, pintar, ramah, dan lain sebagainya. Contoh:

Hanni is so pretty. She has an oval face, rounded eyes, pointed nose, and long hair. She is smart and friendly.

Adjective yang digunakan pada descriptive text di atas adalah pretty (cantik), oval (oval/lonjong), rounded (bulat), pointed (mancung), long (panjang), smart (pintar), dan friendly (ramah).

2. Simple Present Tense

Simple Present Tense biasa digunakan untuk menyatakan fakta atau kebenaran umum, serta kebiasaan. Saat mendeskripsikan suatu objek, kita akan menggunakan tense jenis ini karena apa yang kita jabarkan dari objek tersebut adalah fakta.

Pola kalimat Simple Present Tense bisa kamu pelajari secara lengkap di artikel ‘Contoh Kalimat Simple Present Tense berdasarkan Polanya’, ya guys!

3. Adverb of Frequency

Adverb of frequency adalah kata keterangan yang berguna untuk menunjukkan seberapa sering suatu kegiatan dilakukan. Nah, dalam descriptive text, kita bisa menjelaskan kebiasaan objek menggunakan ini.

Konsep Pelajaran_Descriptive Text_Adver of Frequency_Bahasa Inggris Kelas 7

Contoh:

Hevi is a helpful and polite person. She often helps me to do my homework and always respects the elders.

Dari deskripsi tersebut, penulis menggunakan adverb of frequency, yaitu often dan always.

Fyuh, dari tadi kita sudah bahas pengertian, struktur, hingga kaidah kebahasaan teks deskripsi. Nah, sekarang kita buat contoh teks deskripsi dalam bahasa Inggris tentang Hanni secara lengkap, yuk!

Example of Descriptive Text (Contoh Teks Deskripsi)

Seperti apa sih contoh descriptive text? Yuk, lihat berikut ini.

My Best Friend, Hanni

Identification:

Let me introduce you to my best friend. Her name is Hanni. She is my classmate in Junior High School. She is thirteen years old.

Description:

Hanni is so pretty. She has an oval face, rounded eyes, pointed nose, and beautiful black long hair. Her skin color is fair. Also, she has a slim body and is quite tall. She is 155 centimeters tall. 

Hanni really loves to sing and dance. She joins the dance club as her extracurricular activity at school. She is smart and friendly. She often helps me to do my homework and always respects the elders. Everyone loves her.

Example of Descriptive Text : Borobudur Temple

Borobudur Temple

Borobudur is Hindu – Budhist temple. It was build in the nineth century under Sailendra dynasty of ancient Mataram kingdom. Borobudur is located in Magelang, Central Java, Indonesia.

Borobudur is well-known all over the world. Its construction is influenced by the Gupta architecture of India. The temple is constructed on a hill 46 m high and consist of eight step like stone terrace. The first five terrace are square and surrounded by walls adorned with Budist sculpture in bas-relief. The upper three are circular. 

Each of them is with a circle of bell shape-stupa. The entire adifice is crowned by a large stupa at the centre at the centre of the top circle. The way to the summit extends through some 4.8 km of passage and starways. The design of borobudur which symbolizes the structure of universe influences temples at Angkor, Cambodia.

Borobudur temple which is rededicated as an Indonesian monument in 1983 is a valuable treasure for Indonesian people

Honey Bee

This is an extraordinary, curious, and remarkably industrious little insect, to which mankind are indebted for one of the most palatable and wholesome sweets which nature affords; and which was one of the choice articles with which the promised land was said to abound.

In every hive of bees, there are three kinds; the queen, the drones, and the labourers: of these last, there are by far the greatest number: and as cold weather approaches, they drive from the hives and destroy the drones, that have not laboured in summer, and will not let them eat in winter.

If bees are examined through a glass hive, all appears at first like confusion: but, on a more careful inspection, every animal is found regularly employed. It is very delightful, when the maple and other trees are in bloom, or the clover in the meadows, to be abroad and hear their busy hum.

The Orangutan

The Orangutan is a species of the ape; it has long arms and hands, with very long fingers. It is much larger than the ape, and some have been found about six feet high, when standing erect.

It is capable of walking nearly erect; but the usual gait on the ground is like a cripple who supports himself on his hands, and draws his body forward.

Its home, like the monkey family, seems to be on the trees. The hair is of a brownish red color, and covers his back, arms, legs, and the outside of his hands and feet.

The face has no hair except whiskers on its side. He inhabits Malacca, Cochin China, and particularly the island of Borneo.

The Sheep

The Sheep is found in every quarter of the globe, and is one of the most profitable animals that mankind possesses.

His flesh is eaten by the inhabitants of all nations, and, as you know, is called mutton.

The wool of the Sheep is very valuable, and most of our clothing is made from it: that produced by the breed called Merino sheep is particularly fine, and fetches a high price.

The skin is also of service, and forms covers for many of your school-books. Sheep-washing and shearing are busy times for the farmer, and are very interesting sights.

Young sheep are called lambs—you have often seen the gentle little things skipping about in the meadows.

The Ants

Ants are members of insects that have more than 12,500 species (species) where the majority live in the tropics. Ants are members of the Formicidae tribe with the Hymenoptera nation.

Ants are known as social insects because they live together or in colonies. A nest is formed regularly and has members of thousands of ants in each colony with different tasks.

One ant colony consists of several tasks that are divided, namely queen ants, male ants, worker ants to guard ants. A colony has a large territory and is able to support their life.

Ants have a relatively small body size, but ants are said to be the strongest animal in the world because they are able to support a heavy load of fifty times their own weight.

The Cat

Cats are a type of carnivorous mammal from the Felidae family. Almost all over the world, there must be a cat of various types. In Indonesia alone, there are Angora, Persian, domestic, and so on. Cats have been known since 6000 years ago. Even according to archeological data, the Egyptians used to know cats to keep annoying rats away.

Cats were first classified as Felis Catus by Carolus Linnaeus. Cats are the most popular pets in the world. Cats have physical characteristics similar to tigers, but are smaller in shape. The Felidae group is a very fast growing mammal. Like rabbits, tigers, lions and cougars, cats have ears that can pick up vibrations and sounds from more than 10 meters away.

Wild cats will live in the wild and will breed very quickly, so the population will change to a lot in an instant. Until now the types of cats that are traded are only purebred cats and even specially bred.

The Cow

Cows are very useful to mankind, in supplying them with milk from which both butter and cheese are made.

Their young ones are called calves, and the flesh of calves is veal. A good Cow will give about fifteen or more quarts of milk a day, but much depends upon the quality of the pasture she feeds upon.

Her age is told by her horns; after she is three years old a ring is formed every year at the root of the horn, so that by counting the number of circles, her age may be exactly known.

Cows are sometimes prettily marked with black, brown, and yellow spots, and, as they lie scattered about a green meadow, add much to the charms of a landscape.

Curiculum Vitae (CV)

Contoh CV Bahasa Inggris Beserta Struktur Penulisan

Ilustrasi penggunaan contoh CV bahasa Inggris

SHUTTERSTOCK

Ilustrasi penggunaan contoh CV bahasa Inggris

Penulis: Iftitah Nurul Laily

Editor: Intan

23/12/2021, 18.00 WIB

Sebagai bahasa internasional, bahasa Inggris digunakan dalam berbagai bidang pekerjaan. Apabila sebuah lowongan kerja mencantumkan syarat kemampuan bahasa Inggris, maka surat lamaran dan curriculum vitae atau CV sebaiknya ditulis dalam bahasa Inggris.

Daftar riwayat hidup atau CV adalah ringkasan karier, kualifikasi, dan pendidikan seseorang. Membuat CV dalam bahasa Inggris dapat menunjukkan kemampuan bahasa asing kepada perekrut sehingga dapat menambah nilai.https://125b64fea5e9d667f636d728b6cbbfb7.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-40/html/container.html?n=0

Selain itu, membuat CV bahasa Inggris merupakan cara untuk menampilkan keunggulan dan menarik perusahaan, terutama yang bertaraf multinasional. Tetapi, pastikan untuk selalu cek tata bahasa dan memahaminya agar dapat dipertanggungjawabkan apabila dipanggil untuk wawancara.

Perbedaan CV dan Resume

Mengutip Preply, CV dan resume merupakan dokumen yang sama di mayoritas negara Eropa dan Australia. Jumlah halamannya sekitar satu hingga dua. Tetapi, di Amerika Serikat, CV dan resume dianggap berbeda.https://125b64fea5e9d667f636d728b6cbbfb7.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-40/html/container.html?n=0

Dokumen CV di AS isinya lebih banyak dan merinci semua karir dan pengalaman akademis. Mulai dari sertifikat dan penghargaan hingga keanggotaan, pidato konferensi, dan publikasi. Bagi kandidat dengan banyak pengalaman, CV lebih cocok dan biasanya berjumlah lebih dari dua halaman.

Resume biasanya berjumlah satu halaman dan hanya menyoroti kualifikasi yang relevan untuk posisi tertentu. Resume lebih sering digunakan untuk melamar pekerjaan di perusahaan. Sedangkan CV biasanya digunakan saat melamar posisi akademis atau penelitian.https://d-4048497477661706074.ampproject.net/2310111731000/frame.html

Struktur Penulisan CV Bahasa Inggris

Berikut struktur penulisan CV bahasa Inggris.

  1. Contact Information (Info Alamat).
  2. Personal Information (Biodata Diri).
  3. Work Experience (Pengalaman Kerja).
  4. Education (Riwayat pendidikan).
  5. Training and Courses (Pelatihan dan Kursus).
  6. Professional Qualifications (Keterampilan dan Keahlian).
  7. Awards (Prestasi).
  8. Publications (Publikasi).
  9. Professional Membership (Keanggotaan Profesional).
  10. Interests (Hobi).

Simak penerapan struktur dalam contoh CV bahasa Inggris berikut.

1. Contoh CV Bahasa Inggris

Curriculum Vitae

CONTACT INFORMATION

Name: Widya Cantika, S.E.

Home address: Jalan Bunga No. 145, Papringan, Yogyakarta

Telephone: 081234567890

Email: widya_c@email.com

PERSONAL INFORMATION

Place/Date of Birth: Yogyakarta, July 17th 1994

Citizenship: Indonesian

Sex: Female

Marital status: Single

Religion: Islam

WORK EXPERIENCE

2015 – 2016 — Assistant Lecturer, Faculty of Economics and Business, Gadjah Mada University

  • Provide economics lectures
  • Assist professors with research activities
  • Guide students with homework and research activities

2017 – 2018 — Staf Keuangan, PT Sukamaju Sejahtera

  • Responsible for the day-to-day tasks in a financial department
  • Entry data into the system
  • Preparing a balance sheet and updating financial records

2018 – 2019 — Junior Data Analyst, PT Sentosa Jayaprima

  • Analyzing data using statistical techniques and providing reports.
  • Developing and implementing databases and data collection systems.
  • Acquiring data from primary and secondary sources and maintain data systems.

2019 – Now — Data Analyst, PT Makmur Abadi

  • Analyzing data using statistical techniques and providing reports.
  • Developing and implementing databases and data collection systems.
  • Acquiring data from primary and secondary sources and maintain data systems.
  • Identifying, analyzing, and interpreting trends or patterns in complex data sets.

EDUCATION

2012-2017 — Bachelor in Economics, Faculty of Economics and Business, Gadjah Mada University

2009-2012 — SMA Negeri 3 Yogyakarta

2006-2009 — SMP Negeri 4 Yogyakarta

2000-2006 — SD Negeri 2 Yogyakarta

TRAINING AND COURSES

2021 — Data Science for Business Course, Harvard Business School

2020 — Google Data Analytics Certificate

2018 — Intro to Data Analysis,  Udacity

PROFESSIONAL QUALIFICATIONS

  • Program: Tableau, Microsoft Excel, Microsoft Power BI
  • Skills: Mathematics, analytics, methodical and logical approach, data interpretation.
  • Language: Bahasa Indonesia, English

AWARDS

2018 — 1st Winner in National Economy Writing Contest

PUBLICATIONS

Bachelor Thesis

2017 — “Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Harga Saham”

INTEREST

Reading, economy, data science, investment, business, writing, watching movies

2. Contoh CV Bahasa Inggris Baik dan Benar

Contoh CV Bahasa Inggris

Contoh CV Bahasa Inggris (Pinterest)

3. Contoh CV Bahasa Inggris Sederhana

Contoh CV Bahasa Inggris Sederhana

Contoh CV Bahasa Inggris Sederhana (Etsy/ResumeAngels)

BACA JUGA

4. Contoh CV Bahasa Inggris Modern

Contoh CV Bahasa Inggris Modern

Contoh CV Bahasa Inggris Modern (Etsy/OlympiaResume)

BACA JUGA

5. Contoh CV Bahasa Inggris Pekerjaan Dokter

Contoh CV Bahasa Inggris Pekerjaan Dokter

Contoh CV Bahasa Inggris Pekerjaan Dokter (gawecv.com)

6. Contoh CV Bahasa Inggris

Contoh CV Bahasa Inggris

Contoh CV Bahasa Inggris (Etsy/LukStudioDesign)

7. Contoh CV Bahasa Inggris Kreatif

Contoh CV Kreatif

Contoh CV Kreatif (freepik.com)

8. Contoh CV Bahasa Inggris Desainer

Contoh CV Modern (freepik.com)

9. Contoh CV Bahasa Inggris Web Desainer

Contoh CV Bahasa Inggris (freepik.com)

Tips Menulis CV Bahasa Inggris

Simak tips menulis CV bahasa Inggris agar perusahaan tertarik.

1. Sertakan detail kontak di bagian pembuka

CV harus mencakup semua detail kontak Anda. Ini termasuk nama, alamat, email, dan nomor telepon. Tujuannya adalah mempermudah perusahaan agar dapat menghubungi Anda. Gunakan alamat email yang profesional untuk membuat kesan yang baik.

BACA JUGA

2. Cantumkan fakta yang sepenuhnya benar

Jika Anda adalah masih belajar bahasa Inggris, jelaskan di CV Anda. Fokus pada kemauan kuat untuk belajar dan keinginan untuk berprestasi. Jangan pernah menulis sesuatu yang tidak benar. Perusahaan mengharapkan Anda untuk jujur tentang isi CV karena Anda akan mewakili perusahaan dan tim mereka

3. Soroti kualifikasi, keterampilan, dan pendidikan

Kualifikasi dan pendidikan harus dibagi menjadi dua bagian terpisah. Bagian pendidikan harus mencantumkan di mana Anda bersekolah, tahun lulus, dan gelar. Jika baru lulus atau fresh graduates, sertakan informasi tentang IPK. Jika sudah cukup lama bekerja secara profesional, letakkan bagian pendidikan setelah bagian pengalaman kerja.

4. Gunakan frasa yang meningkatkan kualitas

Menggunakan frasa sederhana namun spesifik dapat meningkatkan kualitas CV dan membuat CV berkualitas meski masih belajar bahasa Inggris. Dengan menggunakan frasa ini, Anda menekankan apa yang Anda kuasai dan bidang yang telah Anda kerjakan.

5. Pelajari kosakata yang bagus untuk lamaran pekerjaan dan wawancara

Siapkan kosakata yang sesuai dengan pengalaman kerja dan diri Anda. Pahami setiap kata dan berlatih untuk mengucapkannya untuk mengantisipasi kemungkinan wawancara menggunakan bahasa Inggris.

6. Hindari informasi yang tidak relevan

Cantumkan informasi yang sesuai dengan deskripsi pekerjaan. Jangan memberi informasi yang tidak relevan karena terkesan bertele-tele. Namun, jika Anda seorang lulusan baru, informasi yang tidak relevan dapat dicantumkan untuk memberi penjelasan tentang keseharian Anda.

BACA JUGA

Demikian berbagai contoh CV beserta struktur penulisan dan tips yang dapat menarik perusahaan.https://125b64fea5e9d667f636d728b6cbbfb7.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-40/html/container.html?n=0

https://125b64fea5e9d667f636d728b6cbbfb7.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-40/html/container.html?n=0

ARTIKEL TERPOPULER

  1. Rangkuman Hasil Survei Terbaru Capres-Cawapres, Siapa Unggul?
  2. PDIP Sedih: Kami Beri Privilege kepada Jokowi, Namun Ditinggalkan
  3. Jokowi Undang 3 Bakal Capres ke Istana, Ajak Makan Siang Bersama
  4. Bandara Kertajati Gantikan Husein Sastranegara Bandung Mulai hari Ini
  5. Top News: PDIP Merasa Ditinggal Jokowi, Rp 2,5 T Dana Asing Keluar BEI

Back to top

Facebook Twitter Linkedin Instagram

©2023 Katadata. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

https://125b64fea5e9d667f636d728b6cbbfb7.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-40/html/container.html?n=0

AKSI BERBAGI

Aksi Heri Berbagi

PEMBEKALAN CALON PENGAJAR PRAKTIK PADA PEMBELAJARAN HARI-4

– Mei 02, 2023

Penulis : Heri Purwantoro, S.Pd., M.Pd.

Pada kegiatan ini, Penulis akan mengikuti kegiatan penjelasan mengenai poin-poin berikut bersama fasilitator:

  1. Paket Modul 2. Praktik Pembelajaran yang Berpihak pada murid 
  2. Paket Modul 3. Pemimpin Pembelajaran dalam Pengembangan Sekolah
  3. Bedah Buku Pegangan Pendampingan Individu Calon Guru Penggerak
  4. Bedah Buku Pegangan Lokakarya Calon Guru Penggerak

PENYELARASAN KONSEP PAKET MODUL 2 DAN MODUL 3 SERTA BUKU PEGANGAN PENDAMPINGAN INDIVIDU DAN LOKAKARYA

 Penyelarasan Konsep Paket Modul 2 dan 3, serta Buku Pegangan Pendampingan Individu dan Lokakarya – Fasilitator

Gambar 1. Link Webinar bersama Fasilitator
  •  Belajar Mandiri – Lokakarya CGP

Pada kegiatan mandiri hari ke-4, Penulis diminta untuk melakukan kegiatan belajar bedah buku Lokakarya Calon Guru Penggerak.

Kegiatan belajar mandiri yang dilakukan penulis adalah:

  1. Bedah aktivitas Lokakarya Calon Guru Penggerak untuk memahami setiap alur dan aktivitas lokakarya.
  2. Simulasi sebagai pengajar praktik untuk memahami peran dan tugas Bapak/Ibu sebagai pengajar praktik di setiap aktivitas yang ada di loakarya.
  3. Mencermati dan melakukan simulasi terkait peran pengajar praktik di LMS.

Sebagai bahan diskusi selama melakukan kegiatan belajar mandiri, Penulis mencermati beberapa pertanyaan pemantik berikut:

  1. Jelaskan secara singkat apa yang dilakukan dan dipelajari oleh calon guru penggerak pada Lokakarya Calon Guru Penggerak?
  2. Jelaskan secara singkat apa yang dilakukan oleh fasilitator pada Lokakarya Calon Guru Penggerak?
  3. Aktivitas mana saja yang harus diberikan penilaian?

Jika terdapat kendala/hambatan/pertanyaan terkait belajar bedah buku Lokakarya Calon Guru Penggerak, Anda juga bisa memanfaatkan forum diskusi ini untuk bertanya dan atau berbagi dengan peserta lainnya.

Jawaban dari pertanyaan pemantik adalah :

Jelaskan secara singkat apa yang dilakukan dan dipelajari oleh calon guru penggerak pada Lokakarya Calon Guru Penggerak?

  • Kegiatan lokakarya yang akan dijalani oleh CGP adalah sebanyak tujuh kali lokakarya yakni sebagai berikut: Lokakarya orientasi yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP mengenal ekosistem belajar di program guru penggerak Calon Guru Penggerak (CGP) memahami program Pendidikan Guru Penggerak (alur, peran tim pendukung, kompetensi lulusan), CGP mengidentifikasi posisi diri pada Kompetensi Guru Penggerak, CGP dapat membuat rencana pengembangan kompetensi diri Guru Penggerak, berikut dukungan yang diperlukan, dan tantangan yang mungkin terjadi, CGP memahami pentingnya membuat portofolio, tahapan dan contoh portofolio sebagai bagian dari pengembangan kompetensi. Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon Guru Penggerak dapat mengidentifikasi dan menceritakan harapan, kekhawatiran selama program berlangsung, Calon Guru Penggerak dapat mengidentifikasi tantangan yang akan dihadapi dan dukungan yang bisa didapatkan, Calon Guru Penggerak dapat menuliskan rencana pengembangan kompetensi diri
  • Lokakarya 1 yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP dapat menjelaskan hubungan mindset pemimpin pembelajaran di konteks sekolah, CGP dapat menjelaskan pentingnya dan manfaat komunitas praktisi baik untuk dirinya sendiri dan lingkungan belajar, CGP dapat menjelaskan konsep, filosofi dan prinsip komunitas praktisi sebagai bagian dari peran guru penggerak, CGP dapat mengidentifikasi dan memetakan komunitas praktisi yang sudah ada, CGP dapat mengaitkan komunitas praktisi yang sudah ada untuk mewujudkan filosofi, nilai dan peran guru penggerak. Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon Guru Penggerak dapat menjelaskan definisi dan manfaat komunitas praktisi, Calon Guru Penggerak dapat mengidentifikasi komunitas praktisi, Calon Guru Penggerak dapat memetakan manfaat dan area kontrol di komunitas praktisi yang sudah ada
  • Lokakarya 2 yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP dapat menjelaskan perkembangan/kemajuan prakarsa perubahan level diri (Aksi Nyata modul1.3) serta memperbaharui rencana berdasarkan umpan balik Calon Guru Penggerak lain. Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon Guru Penggerak dapat memperbaharui rencana prakarsa perubahan level diri, Calon Guru Penggerak dapat memperbaharui rencana penyampaian penerapan disiplin positif di kelas dan di sekolah, Calon Guru Penggerak dapat menunjukkan kemampuan dalam salah satu bagian praktik keyakinan kelas, Calon Guru Penggerak dapat menunjukkan kemampuan melakukan disiplin positif dengan segitiga restitusi
  • Lokakarya 3 yakni lokakarya yang bertujuan untuk Calon Guru Penggerak mampu mendemonstrasikan pemahaman mereka tentang pembelajaran berdiferensiasi, Calon Guru Penggerak mampu mendemonstrasikan pemahaman mereka mengenai mindfulness dan integrasi 5 kompetensi sosial emosional dalam praktik mengajar, Calon Guru Penggerak merencanakan strategi berbagi dengan rekan sejawat mengenai pembelajaran berdiferensiasi dan kompetensi sosial emosional.Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon Guru Penggerak yakin bahwa pembelajaran berdiferensiasi dan sosial emosional memungkinkan guru untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran, Calon Guru Penggerak. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan kompetensi sosial emosional, Calon Guru Penggerak menghasilkan strategi berbagi pengalaman belajar dengan rekan sejawat mengenai pembelajaran berdiferensiasi dan kompetensi sosial emosional.
  • Lokakarya 4 yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP mampu menunjukkan kemampuan coaching yang dimilikinya,CGP mampu mengidentifikasi kekuatan, area pengembangan dan menyusun rencana perbaikan dalam proses pembelajaran yang berpihak pada murid, CGP mampu menunjukkan kemampuan melakukan rangkaian supervisi akademik dengan menggunakan pola pikir coaching.Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Peserta mampu menampilkan kemampuan coaching pada rekan sejawatnya menggunakan alur percakapan TIRTA, Peserta mampu menampilkan kemampuan melakukan supervisi akademik dengan pola pikir coaching, Peserta mampu menghasilkan rencana pengembangan diri berdasarkan praktik supervisi akademik.
  • Lokakarya 5 yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP mampu memaknai data yang diperoleh dalam tahapan B (Buat pertanyaan) dan A (Ambil pelajaran) untuk menjadi informasi dalam merancang fase Gali mimpi. Calon guru penggerak dapat menentukan aktor-aktor yang akan dilibatkan dalam fase gali mimpi sekaligus menyusun strategi pelibatan aktor tersebut, Calon guru penggerak dapat mulai membuat perencanaan program bagian Judul Program atau kegiatan, latar belakang, dan tujuan program. Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon guru penggerak menghasilkan rencana tindak lanjut tahapan B (Buat pertanyaan, A (Ambil pelajaran), dan G (Gali mimpi), Calon guru penggerak menghasilkan strategi pelibatan aktor dalam fase gali mimpi, Calon guru penggerak menghasilkan perencanaan program bagian Judul Program atau kegiatan, latar belakang, dan tujuan program.
  • Lokakarya 6 yakni lokakarya yang bertujuan untuk Peserta menghasilkan rencana kerja 1 tahun untuk pengembangan sekolah, Peserta dapat mengidentifikasi kekuatan dirinya yang mendukung program sekolah, Peserta dapat menyusun rencana penguatan kompetensi diri untuk mendukung program sekolah. Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Peserta menghasilkan rencana pengembangan sekolah yang berdampak pada murid dan sesuai dengan kondisi/sumberdaya sekolah, Peserta menghasilkan rencana penguatan kompetensi diri sebagai pemimpinan pembelajaran untuk mendukung pengembangan sekolah
  • Lokakarya yakni lokakarya yang bertujuan untuk CGP dapat menjelaskan proses yang dialami dan praktik baik yang didapatkan dalam mengembangkan program yang berdampak pada murid, CGP dapat menjelaskan saran untuk pengembangan program dari para pengunjung, CGP dapat membagikan hasil pembelajaran selama 6 bulan dan dampaknya terhadap diri kepadaundangan lokakarya (Kepala Sekolah, Dinas pendidikan, Komunitas daerah). Indikator keberhasilan dari lokakarya ini adalah Calon Guru Penggerak mampu menganalisis penerapan program yang dibuat di lokakarya 6, Calon Guru Penggerak mampu mengidentifikasi hasil praktik baik di lingkungan belajar sekolah, (Perwakilan) Calon Guru Penggerak mampu menyampaikan hasil pembelajarannya di kelas berbagi

2. Jelaskan secara singkat apa yang dilakukan oleh fasilitator pada Lokakarya  Calon Guru Penggerak?

Yang dilakukan pengajar praktik dalam lokakarya adalah: Mendampingi CGP dalam meningkatkan keterampilan untuk menjalankan perannya. Mendampingi CGP untuk saling berdiskusi dan membuat pemecahan masalah yang dihadapi CGP. Melakukan koordinasi dengan pihak penyelenggara Memfasilitasi jalannya lokakarya Melaporkan hasil penyelenggaraan lokakarya melalui LMS Melakukan evaluasi penyelenggara melalui LMS.

3. Aktivitas mana saja yang harus diberikan penilaian?

Kehadiran CGP pada kegiatan Lokakarya. Keaktifan CGP dalam menyelesaikan lembar tugas dari Pendamping Praktik pada kegiatan Lokakarya Keaktifan CGP pada ruang Virtual (diskusi melalui G-meet) Ketepatan waktu CGP dalam memenuhi tagihan pada LMS.

  Belajar Mandiri – Pendampingan Individu Calon Guru Penggerak

Pada kegiatan mandiri hari ke-4, Anda diminta untuk melakukan kegiatan belajar bedah buku Pendampingan Individu Calon Guru Penggerak.

Perhatikan kegiatan belajar mandiri yang dilakukan:

  1. Lakukan bedah aktivitas Pendampingan Individu untuk memahami setiap alur dan aktivitas bedah buku Pendampingan Individu Calon Guru Penggerak.
  2. Lakukan simulasi sebagai pengajar praktik untuk memahami peran dan tugas Bapak/Ibu sebagai pengajar praktik di setiap aktivitas yang ada di Pendampingan Individu Calon Guru Penggerak.
  3. Mencermati dan melakukan simulasi terkait pembelajaran bedah Pendampingan Individu Calon Guru Penggerak di LMS.

Sebagai bahan diskusi selama melakukan kegiatan belajar mandiri, silahkan cermati beberapa pertanyaan pemantik berikut:

  1. Jelaskan secara singkat apa yang dilakukan dan dipelajari oleh calon guru penggerak pada Pendampingan Individu Calon Guru Penggerak?
  2. Jelaskan secara singkat apa yang dilakukan oleh fasilitator pada Pendampingan Individu Calon Guru Penggerak?
  3. Aktivitas mana saja yang harus diberikan penilaian?

Jika terdapat kendala/hambatan/pertanyaan terkait belajar bedah buku Pendampingan Individu Calon Guru Penggerak Anda juga bisa memanfaatkan forum diskusi ini untuk bertanya dan atau berbagi dengan peserta lainnya.

Jawaban dari pertanyaan pemantik adalah :

1.  Jelaskan secara singkat apa yang dilakukan dan dipelajari oleh calon guru penggerak pada Pendampingan Individu Calon Guru Penggerak?

Tema PendampinganFokus Pendampingan
PI-1: Refleksi awal kompetensi guru penggerakDiskusi tantangan belajar daringRefleksi penerapan perubahan kelas sesuai pemikiran Ki Hajar DewantaraDiskusi pembuatan kerangka portofolioDiskusi peta posisi diri dan rencana pengembangan diri dalam dalam kompetensi guru penggerak
PI-2: Perubahan paradigma pemimpin pembelajaran

Diskusi refleksi diri tentang lingkungan belajar di sekolah Diskusi refleksi perubahan diri setelah mempelajari modul 1.1, 1.2 dan 1.3Diskusi rencana merintis komunitas praktisi di sekolah, berdasarkan hasil pemetaan di lokakarya 1Mengkomunikasikan visi dan prakasra perubahan ke KS dan warga sekolah dengan dimoderasi oleh PP
PI-3: Implementasi Pembelajaran yang Berpihak pada MuridRefleksi hasil survei (feedback 360) + penilaian sendiri tentang kompetensi guru penggerakDiskusi rencana menerapkan pembelajaran sosial-emosionalDiskusi hasil lokakarya 2 (keterlaksanaan dari tahapan BAGJA)
PI-4: Evaluasi dan Pengembangan Proses PembelajaranObservasi kelas CGP untuk melihat penerapan dari modul budaya positif, pembeljaaran berdiferensiasi dan pembelajaran sosial-emosional Penilaian Observasi Praktik Pembelajaran. 
PI-5: Rancangan Program yang Berpihak pada MuridRefleksi penerapan aksi nyata modul 3.1 Diskusi rancangan program yang berdampak pada muridDiskusi perkembangan komunitas praktisi yang dijalankan di sekolah serta implementasi dari rencana di lokakarya 3 untuk berbagi ke rekan sejawat
PI-6: Refleksi perubahan diri dan dampak pendidikanPersiapan panen hasil belajarPengumpulan survei umpan balik dan refleksi hasil survei tentang kompetensi guru penggerak (feedback 360)Refleksi perubahan dalam pembelajaran yang sudah diterapkan selama 6 bulan, diskusikan dampak pada diri guru dan murid yang terjadiPenilaian pemetaan aset; diskusi apakah tujuan program sudah dikomunikasikan ke warga sekolah

2. Jelaskan secara singkat apa yang dilakukan oleh fasilitator pada Pendampingan Individu Calon Guru Penggerak?

  • Lakukan koordinasi dengan penyelenggara Program Pendidikan Guru Penggerak terkait dengan jadwal pendampingan;
  • Bacalah profil Calon Guru Penggerak yang akan anda dampingi sebelum pertemuan, serta isilah jurnal pendampingan yang terdapat pada LMS di setiap: modulnya agar Anda mengetahui perkembangan belajar Calon Guru Penggerak yang didampingi;
  • Tulislah tujuan dan topik pendampingan di setiap pertemuan pada Catatan Pendampingan
  • Komunikasikanlah tujuan pendampingan kepada Calon Guru Penggerak sebelum memulai kegiatan pendampingan;
  • Pelajari fokus pendampingan bulanan dan materi-materi yang berkaitan dalam modul Calon Guru Penggerak;
  • Dalam pendampingan, Pendamping/Pengajar Praktik berperan untuk mengapresiasi pencapaian dan upaya implementasi yang sudah dilakukan Calon Guru Penggerak, memotivasi, mendiskusikan bersama solusi untuk tantangan dan kendala yang dihadapi, serta membantu Calon Guru Penggerak menemukan pembelajaran-pembelajaran dalam setiap prosesnya. Upayakan gar proses diskusi berjalan dalam suasana nyaman secara dua[1]arah sehinggaCalon Guru Penggerak dapat mengeluarkan refleksinya dengan lebih leluasa;
  • Jika fokus pendampingan berkaitan dengan penugasan pada fase pendidikan daring, sempatkan diri untuk mempelajari hasil yang dikumpulkan oleh setiap Calon Guru Penggerak pada portal belajar (learning management system) PGP atau bagian Jurnal Komunikasi dengan fasilitator;
  • Baca kembali catatan-catatan pada Jurnal Pendampingan (coaching log) untuk mengetahui pembahasan pada pertemuan sebelumnya.

3.  Aktivitas mana saja yang harus diberikan penilaian?

a.  Penilaian kebermaknaan refleksi

Sebagai pendamping dan teman belajar CGP, peran Fasilitator dan Pengajar Praktik sangat penting untuk memastikan proses dan kualitas refleksi CGP mencerminkan kebermaknaan pembelajaran dan mampu mendorong upaya perbaikan yang terus menerus. Oleh karena itulah, selain memandu dan memberikan umpan balik refleksi, Fasilitator dan Pengajar Praktik juga diminta untuk memberikan penilaian berdasarkan rubrik yang disediakan. Rubrik ini mengukur 3 (tiga) aspek yang terdiri dari: (a) Pemikiran reflektif terkait pengalaman belajar; (b) Analisis untuk implementasi dalam konteks CGP; (c) Membuat keterhubungan.

Sistem penilaian menggunakan rentang skor antara 1-4 dengan penjelasan sebagai berikut: 1 = Kurang; 2 = Cukup; 3 = Baik; 4 = Sangat baik Penilaian Pengajar Praktik terhadap refleksi CGP dilakukan dalam 2 tahap yaitu: (a) Penilaian refleksi dari LK Orientasi-Lokakarya 4 dan Pendampingan Individu 1-3. Hasilnya dicatat di LMS pada Pendampingan Individu 3 (b) Penilaian refleksi dari LK 5-LK 7 dan Pendampingan Individu 5-6. Hasilnya dicatat di LMS pada pendampingan Individu 6 Oleh karena itu, Pengajar Praktik perlu merenungkan keseluruhan interaksi bersama CGP dan membuka kembali berbagai catatan terkait hasil refleksi CGP sebelum memberikan penilaian. Fasilitator diharapkan membaca dengan baik setiap indikator dari setiap aspek sebelum memberikan penilaian di dalam sistem yang disediakan di dalam LMS.

b.  Penilaian Observasi Pembelajaran yang Berpusat pada Murid

Penilaian selama observasi ini memiliki dua fungsi, yaitu sebagai komponen nilai CGP dan juga pijakan PP dalam memandu proses percakapan pasca-observasi dengan pendekatan coaching. PP diharapkan membuat catatan tertulis selama observasi; membaca dengan baik indikator dari setiap aspek sebelum memberikan penilaian; serta segera melakukan input penilaian di dalam sistem yang disediakan di dalam LMS agar data lebih akurat.

c.  Penilaian Sesi Coaching

   Pada kunjungan Pendampingan Individu ke-5, Pengajar Praktik akan menilai CGP saat melakukan coaching dalam konteks rangkaian supervisi akademik kepada rekan sejawat di sekolahnya. Aspek penilaian pada rubrik ini didasarkan pada tiga (3) prinsip yang perlu diperhatikan saat melakukan coaching, yaitu kemitraan yang setara, proses kreatif dan memaksimalkan potensi.

d.  Penilaian Dokumentasi Pemetaan Aset

Penilaian ini untuk menilai proses yang dilakukan oleh CGP dalam memberdayakan murid, rekan guru, orang tua dan masyarakat untuk memetakan aset. Aset-aset yang diidentifikasi tersebut akan menjadi modal dalam pelaksanaan program untuk mendorong kepemimpinan murid, yang menjadi aksi nyata di modul 3.3. Pemetaan ini didorong untuk dilakukan minimal dua kali dengan melibatkan beragam unsur. Pengajar Praktik perlu mengingatkan CGP untuk mendokumentasikan prosesnya, dalam bentuk notulensi, foto dari pertemuan, serta hasil pemetaan aset itu sendiri. 3 aspek, yaitu keterlibatan berbagai pemangku kepentingan; kerja sama tim; dan keterkaitan hasil pemetaan aset untuk pengembangan program sekolah.

  Unggah Lembar Aktivitas alur MERDEKA Paket Modul 2 dan 3, Lokakarya serta Pendampingan Individu

Kegiatan belajar kolaborasi ini dipandu dan difasilitasi oleh Fasilitator di dalam penentuan nama peserta tiap kelompok yang terdiri dari 6 peserta beserta tema pembahasan Alur Merdeka. Tiap kelompok diberi Link webinar masing-masing (Bor Room) kurang lebih satu jam setengah membahas tentang tugas yang telah diberikan selanjutnya tiap kelompok kembali lagi ke Main Room (Link Webinar seperti pada Gambar 1.) lalu  mempresentasikan hasil diskusinya secara bergantian serta didalam proses diskusi memberikan kepada kelompok lainnya memberikan masukan dan saran.

Form Unggah Lembar Aktifitas Alur MERDEKA Modul 2. dan 3. bisa dilihat pada laman dibawah ini :

Format LA Analisis Alur Merdeka Modul 2 dan 3

Tugas Kelompok Penulis pada Modul 2.2 Pembelajaran Sosial Emosional dapat diunduh seperti dibawah ini :

Tugas Kelompok Modul 2.2 Pembelajaran Sosial Emosional

Refleksi Praktik Pembelajaran yang Berpihak pada Murid

Pelajaran yang diperoleh selama melakukanaktivitas di paket modul 2 antara lain :

a.   Pembelajaran Berdiferensiasi

Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap siswa. Kkta dapat mengkategorikan kebutuhan belajar murid, paling tidak berdasarkan 3 aspek, antara lain kesiapan belajar, minat, dan profil belajar murid.Adapun strategi diferensiasi yaitu diferensiasi konten, proses, dan produk.

b.     Pembelajaran Sosial dan Emosional.

Mindfulness adalah kesadaran yang muncul ketika seorang memberikan perhatian secara sengaja pada kondisi saat sekarang dilandasi rasa ingin tahu (tanpa menghakimi) dan kebaikan. PSE bertujuan untuk kesadaran diri, pengelolan diri, kesadaran sosial, keterampilan membangun relasi, pengambilan keputusanyang bertanggung jawab.

c.     Coaching.

Coaching adalah sebuah proses kolaborasi yang berfokus pada solusi, berorientasi pada hasil dan sistematis, dimna coach memfasilitasi peningkatan atas performa kerja, pengalaman hiduppembelajaran diri dan pertumbuhan pribadi dari coachee. 3 Makna coaching yaitu kemitraan, memberdayakan, optimalisasi.

Apa yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP?

Yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP yaitu mempelajari lebih lanjut tentang materi pada modul 2, dan membangun komunikasi serta berkolaborasi dengan rekan yang lain. Memberikan praktik baik dalam pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran sosial emosional, dan coaching. Menerapkan pengetahuan yang sudah didapat pada kehidupan sehari-hari.

Coaching adalah sebuah proses kolaborasi yang berfokus pada solusi, berorientasi pada hasil dan sistematis, dimna coach memfasilitasi peningkatan atas performa kerja, pengalaman hiduppembelajaran diri dan pertumbuhan pribadi dari coachee. 3 Makna coaching yaitu kemitraan, memberdayakan, optimalisasi.Questionnaire

Refleksi Pemimpin Pembelajaran dalam Pengembangan Sekolah

Questionnaire

Pelajaran yang diperoleh selama melakukan aktifitas di paket modul 3 ada banyak sekali yang bermanfaat dan berpihak pada murid, antara lain :

a. Pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran.

b. Bujukan moral dan dilema etika.

c. Tiga prinsip pengambilan keputusan.

d. Konsep pengambilan dan pengujian keputusan.

e. Pemetaan aset kekuatan yang dimiliki.

f. Pembuatan program yang berpihak pada murid.

Apa yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP?

Untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP perlu dilakukan pemahaman yang mendalam tentang pemetaan aset yang dapat mendukung program yang akan dilakukan oleh CGP dalam proses pembelajaran yang tentunya berdampak pada murid.

DOKUMENTASI KEGIATAN

Demikian pemaparan penulis mengenai pembekalan calon pengajar praktik pada pembelajaran hari-4 dan dilanjutkan pada pembelajaran hari-5 dan tertuang pada laman selanjutnya…!!!

Semoga Bermanfaat….!!!!

“Berbagi dengan orang lain adalah bentuk terbaik mensyukuri apa yang telah kita dapatkan.”

Komentar

https://draft.blogger.com/comment/frame/6430144186756647140?po=4639967499799465486&hl=id&skin=contempo&blogspotRpcToken=414647

Postingan populer dari blog ini

2.1.a.4.1. Forum Diskusi – Eksplorasi Konsep Modul 2.1

– Februari 13, 2022

Gambar

  2.1.a.4.1. Forum Diskusi – Eksplorasi Konsep Modul 2.1  Penulis : Heri Purwantoro Fasilitator            : Ibu Atik Sulistiatik Pengajar Praktik : Bapak Ilham Purnawansyah Dalam modul 2.1.a.4.1 Forum Diskusi – Eksplorasi Konsep Modul 2.1 ada beberapa pertanyaan pemantik yang dapat membantu sahabat dalam mengerjakan modul tersebut.  A.       Informasi atau fakta apa yang disampaikan dalam video dan artikel tersebut? Video 1 : Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Di dalam Pemetaan kebutuhan murid dibagi menjadi tiga aspek yaitu : Kesiapan belajar, minat belajar, dan profil belajar murid. Kebutuhan belajar murid harus selalu menjadi dasar bagi praktik diferensiasi yang dilakukan di kelas. Di dalam mengidentifikasi pemetaan kebutuhan murid, kita bisa menentukan tiga strategi diferensiasi yang akan kita ambil. Ada Tiga strategi diferensiasi berdasarkan tiga pemetaan kebutuhan murid, yaitu : 1.     Diferensiasi konten Konten adalah apa yang akan kita ajarkan kepada murid. Konten

BACA SELENGKAPNYA

Sub Modul 1.3.a.4.1. Eksplorasi Konsep – Berbagi Visi Murid Impian

– Desember 05, 2021

Gambar

  Penulis : Heri Purwantoro CGP Angkatan 4 (SMKN 2 Bangkalan, Jawa Timur) Fasilitator : Atik Sulistiatik Pengajar Praktik : Ilham Purnawansyah Kemajuan zaman ditantai oleh berbagai perubahan yang berlangsung sangat cepat dan telah menyentuh semua aspek kehidupan manusia, tak terkecuali pada dunia pendidikan. Dunia pendidikan terus mengalami perubahan dan berevolusi sesuai zamannya agar dunia pendidikan di Indonesia tidak ketinggalan zaman dan sumber daya manusianya nantinya bisa bersaing dalam kancah internasional, maka seorang pendidik dituntut untuk selalu membekali diri dengan beberapa kecakapan, salah satunya adalah kemampuan untuk mendesain pembelajaran yang menyenangkan dan berpihak pada murid. Guru harus terus berlatih meningkatkan kapasitas diri dalam merealisasikan, mewujudkan, dan menvisualisasikan harapan tersebut. Guru wajib berkolaborasi, menggandeng sesama pendidik dan pihak lainnya termasuk ahli IT, agar sanggup mentransformasikan  harapan pribadi menjadi harapan ber

BACA SELENGKAPNYA

Sub Modul 1.3.a.3. Mulai dari Diri – Visi Guru Penggerak

– Desember 01, 2021

Gambar

  Penulis Oleh : Heri Purwantoro, S.Pd., M.Pd. Dalam materi ini kita akan menggali pemahaman kita tentang Visi. Ingatkah Bapak/Ibu Calon Guru Penggerak (CGP), pada waktu kita masih kecil, kita pernah ditanya mengenai cita-cita kita. Pertanyaan yang sering dilontarkan adalah,  “Mau jadi apa jika kamu sudah besar nanti?” Pada masa itu, sebagian besar dari kita dapat menjawab dengan percaya diri. Kita menjawab dengan penuh semangat tentang profesi apa yang ingin kita raih pada masa yang akan datang. Padahal, kita belum tahu apakah cita-cita kita nantinya dapat diraih atau tidak.  Visi itu bagaikan membayangkan sebuah lukisan lengkap pada kanvas yang masih kosong. Visi juga dapat diibaratkan sebagai kompas penunjuk arah yang memandu perjalanan kita untuk mencapai suatu tujuannya tertentu. Visi adalah sesuatu yang belum terjadi saat ini, namun kita yakini akan terwujud di masa yang akan depan. Saat ini kita akan mencoba membayangkan tanggung jawab kita sebagai seorang guru, terlebih d

BACA SELENGKAPNYA

 Diberdayakan oleh Blogger

Gambar tema oleh Michael Elkan

HERI PURWANTORO, S.PD., M.PD.

KUNJUNGI PROFIL

Arsip

Laporkan Penyalahgunaan