PERAYAAN TAHUN BARU DOKTER BREITENSTEIN

PERAYAAN TAHUN BARU DOKTER BREITENSTEIN

31 Desember 1888 adalah malam Tahun Baru pertama yang dialami istriku di Tanah Jawa yaitu ketika kami tinggal di Ngawi. Kuda-kuda yang kubeli agak keras kepala dan liar sehingga aku tidak berani menggunakannya untuk mengantar kami ke sociëteit yang jauhnya sekitar 2 km dari rumah. Kami berjalan kaki dan tiba sekitar jam 21:15 dan sudah berkumpul semua orang penting di sana. Para pria bermain kartu L’hombre-Tafel sedangkan para wanita bermain kartu Whist sambil bercengkerama. Sociëteit menyediakan Likör dan kopi tanpa pungutan biaya. Pukul 12 malam tiap orang bersulang dengan gelas Rheinwein, Brandy, soda, atau Bordeauxwein diawali dengan sulangan dari asisten residen.

Tahun baru harus diawali dengan berdansa. Dalam urutan ketat menurut pangkat dan kedudukan, pasangan dansa memasuki ruangan dengan langkah pelan, memutari ruang dansa 2 kali. Musik berganti dan dansa Walz mengawali dansa Reigen. Beberapa pria meninggalkan ruang dansa karena lebih memilih untuk bermain kartu atau secara umum dansa itu terlalu gerah untuk cuaca seperti ini. Beberapa pria yang melarikan diri ke beranda dan bermain kartupun akhirnya harus berdansa dan akupun juga harus menuju ke ruang dansa ketika istri komandan miiter dan istri asisten residen mengajak berdansa Lanciers. Akhirnya aku terbebas dari kewajiban sosialku itu namun ketika baru setengah jam bermain kartu dan sibuk dengan Spadille, Manille, Basta, Ponto, terdengar seruan Quadrille! Dengan tatapan penuh takut kulihat ke arah pintu ruang dansa dan di sana berdiri 2 wanita, istri dua orang paling berpangaruh dan di belakang mereka berdiri istriku yang tersenyum mengolok. Akupun harus kembali ke ruang dansa. Setelah dansa Quadrille yang melelahkan aku dan istriku meninggalkan sociëteit sekitar jam 3 pagi sementara yang lainnya tetap berdansa atau bermain kartu hingga matahari terbit.

Aku menerima undangan dari dokter pribadi Susuhunan Solo untuk menghadiri perayaan Tahun Baru 1 Januari yang diadakan oleh residen. Kereta api yang berangkat dari Madiun jam 6:15 pagi tiba di Paron jam 7:15, jadi kami harus berangkat dari rumah jam 6 pagi. Kami memanfaatkan waktu yang singkat itu untuk tidur hingga jam 5 pagi. Kereta kuda dengan 2 kuda jenis Sandelwood siap pada jam yang ditentukan. Dua kudaku melaju dengan cepat melewati jalanan kota yang panjang menuju Paron. Dua kudaku tiba-tiba berhenti ketika berada di Paal 4, kemudian kudengar bahwa ada harimau mati tergeletak di semak-semak. Menurut statistik tahun 1893, kecelakaan yang menyebabkan kematian akibat melintasnya binatang di Hindia Belanda sebenarnya tidak besar yaitu 43 karena harimau, 39 karena buaya, 38 karena ular. Segala upaya telah dilakukan tetapi kuda-kuda tidak mau beranjak dari Paal 4. Akhirnya aku, istriku, dan seorang babu turun dari kereta kuda dan berjalan kaki sembari si kusir terus berusaha menghentikan mogoknya dua kuda itu namun hingga mencapai Paal 5 kami tidak melihat maupun mendengar kereta kuda kami. Masih ada 1 Paal (1 Paal= 1,5 km) lagi hingga ke stasiun Paron ketika kami mendengar bunyi tiupan lokomotif di kejauhan. Kereta api sudah berangkat dari Geneng, stasiun sebelum Paron. Dengan langkah cepat aku dan istriku bergegas dan tidak menyadari bahwa babu kami tertinggal di belakang dengan tas bawaan. Istriku juga tidak sanggup lagi melanjutkan berjalan cepat menempuh 100 langkah terakhir. Aku tahu bahwa di stasiun terdapat sado, dan aku sendirian berlari menuju ke stasiun dan tiba bersamaan dengan datangnya kereta api. Segera aku mengirim 1 sado untuk menjemput istriku, babu dan tasku dan aku mencari kepala stasiun dan memintanya untuk menunggu 2 menit hingga istriku tiba.

Setelah 3 jam perjalanan kami tiba di Solo lalu makan Rijsttafel dan kami dipinjami baju tidur oleh nyonya rumah dan segera tidur siang, hal yang kami butuhkan setelah hari yang melelahkan. Sayangnya kami tidak bisa tidur siang terlalu lama karena tamu-tamu orang Eropa diharapkan hadir jam 5 sore oleh residen. Pakaian yang kami kenakan dalam perjalanan siang hari kami pakai lagi, kemudian kami minum teh dan menuju ke rumah residen. Dalam perjalanan kami diberitahu bahwa orang-orang pribumi sudah sejak jam 6 pagi mengucapkan selamat kepada residen dan mereka menerima hadiah kecil berupa uang maupun pakaian. Dengan diiringi musik hal itu berlangsung hingga jam 10 ketika para pemusik pengawal Susuhunan, agen polisi, pemusik Pangeran Mangkunegara, pawang gajah, dst menyampaikan ucapan itu. Sekitar jam 10 musik terdengar lebih pelan dan tampak semua pegawai pemerintah Eropa, para perwira, Pangeran Mangkunegara dan pejabat masyarakat datang untuk mengucapkan selamat Tahun Baru kepada residen.

Akhirnya sampailah kami di beranda depan rumah residen dan tampak pemandangan penuh warna. Sebuah jalan besar dirindangi pohon-pohon asam, di antara tiap 2 pohon terdapat tiang bendera dan dalam jarak yang teratur duduk para tumenggung atau bupati. Setiap dari mereka memiliki banyak pengikut yang membawa tombak dan bendera kecil. Setiap bupati mempunyai gamelan di dekatnya. Di pendopo di depan rumah residen terdapat juga gamelan selain alat musik eropa. Beranda depan terhubung dengan aula besar dan di ujungnya terdapat 2 kursi tahta di atas podium. Dalam arah vertikal terdapat 2 baris kursi eropa yang bagus. Sekitar jam 5:30 datang 2 utusan yang menyampaikan bahwa Susuhunan telah siap. Dengan langkah yang pelan seperti ketika mereka datang, mereka kembali ke kraton. Residen dan asisten residen kemudian menaiki kereta kuda terbuka untuk menjemput Susuhunan. Lambang kedudukan, payung emas untuk residen dan setengah emas setengah putih untuk asisten residen memayungi mereka ketika memasuki kraton. Susuhunan dibantu residen, dan putra mahkota dibantu asisten residen untuk menaiki kereta. Sebuah kereta yang indah, berkaca, ditarik 8 kuda dengan selimut beludru, hiasan bulu, dan dipandu oleh seorang Pikeur. Sedangkan kereta untuk putra mahkota ditarik 6 kuda. Iring-iringan diawali oleh 20 pengawal berkuda, kemudian sejumlah orang membawa air, arang, beras yang dipayungi payung emas, pengawal Eropa untuk Susuhunan, pengawal Jawa, abdi dalem perempuan membawa lambang kasusuhunan yaitu seekor peski groeda, seekor sawung galing, arda wolika, 2 gajah, seekor kidang, seekor angsa yang semuanya terbuat dari emas. Di belakangnya kemudian 2 orang pembawa berita, lalu kereta Susuhunan, kereta putra mahkota, dan para pejabat lainnya menunggang kuda dan beratus orang berjalan kaki. Ketika kereta Susuhunan meninggalkan kraton terdengar dentuman salut dari meriam-meriam dari benteng dan gamelan berbunyi pelan dan tenang. Ketika kereta Susuhunan memasuki area kediaman residen dan meninggalkan kereta, para bupati menundukkan kepala dan 2 tangan berada di dahi dalam sikap sembah. Susuhunan lalu duduk di kursi tahta dan di sisi kirinya putra mahkota dan beberapa pangeran sedangkan di sisi kanan para tamu orang Eropa. Kemudian 4 orang gadis yaitu putri-putri bangsawan menarikan Srimpi. Setelah 2 jam berlalu, musik militer eropa terdengar memainkan musik untuk dansa Polonaise. Residen menggandeng Susuhunan, asisten residen menggandeng putra mahkota, Platz-Commandant menggandeng istri residen, dan yang lain mengikuti memutari ruang dansa 2 kali. Selebihnya Polonaise ditujukan untuk orang eropa yang berdansa berbentuk lingkaran sementara Susuhunan menuju ke Whisttafel di ruangan lain dimana di sana orang terpandang dan tuan tanah terkaya ikut bermain kartu. Perjamuan makan malam adalah penutup untuk acara perayaan Tahun Baru. Residen menuju ke ruang bermain sekitar jam 23:30 untuk mengingatkan Susuhunan tentang jam perjamuan makan.

Di malam sebelumnya istriku hanya tidur 3 jam dan perjalanan ke stasiun sangat melelahkan sekaligus kekurangan pakaian, hingga jam 2 pagi istriku mengenakan pakaian yang sama sehingga istriku merasa tidak enak badan. Aku menuju ke salah seorang pengatur seremoni untuk menyampaikan bahwa kami tidak bisa ikut dalam jamuan makan itu. Orang itu hanya berkata singkat: mustahil! Dan dia bergegas pergi untuk mempersiapkan hal lainnya. Karena rasa tidak enak badan istriku semakin bertambah maka aku membawanya pulang dan setelah aku memeriksa dan mengetahui penyebab rasa tidak enak badan istriku yaitu karena kelehan berlebihan maka aku tidak begitu kuatir. Lalu aku kembali ke ruang dansa dan menyampaikan berita itu kepada pengatur seremoni dan meminta penjelasan atas jawaban ‚mustahil‘ darinya. Katanya, „Meja perjamuan terdiri dari 2 meja besar dengan bentuk T. Di meja horisontal duduk Susuhunan dan di sebelah kanannya Platz-Commandant, di sisi kiri residen dan di sampingnya duduk para pejabat Eropa sesuai tingkatan pangkatnya. Di meja vertikal duduk para bangsawan yang jumlahnya tetap. Tetapi para tamu Eropa selalu dinamis jumlah dan kepangkatannya sehingga setiap kali dilaksanakan perjamuan makan ada pengaturan tempat duduk baru. Anda dan istri anda adalah orang termuda dan berada dalam pangkat paling rendah boleh duduk bersama dalam meja itu sementara para tamu Eropa lainnya duduk di meja lainnya tanpa harus ada pengaturan tempat duduk karena urutan pangkat. Jika anda membatalkannya, dengan siapa saya harus menggantikan tempat duduk itu?“

Makanan apa yang diterima para bangsawan aku tidak tahu karena tidak melihatnya dan apakah Susuhunan ikut bersulang, aku tidak ingat. Aku hanya ingat bahwa sulangan pertama diminum untuk kesehatan Raja Holland dan sulangan terakhir dalam perjamuan itu diakhiri dengan kata „Salamat tanah Djawa!“

Teks disarikan dari: Breitenstein, H. 1900. 21 Jahre in Indien. Aus dem Tagebuche eines Militärarztes, 2. Theil: Java. Leipzig. Th. Grieben’s Verlag (L. Fernan)
Foto : Beranda depan Societeit Ngawi dan lokasi Societeit di pertemuan Bengawan Solo dan Sungai Madiun. Koleksi KITLV

Sumber : Artikel FB : Eva Mentari Christoph

Kayu Rangkah, Gambaran Kehidupan Masyarakat Negeri Atas Awan!!

Kayu Rangkah, Gambaran Kehidupan Masyarakat Negeri Atas Awan!!

Perjalanan ini dilakukan HC Cornelius pada bulan November 1814, atas mandat perintah Raffles, tapi tentu yang tertulis disini yang tak termuat dalam tulisannya itu. Pandangan ini cukup berarti, Dimana sebuah sejarah telah dicatat oleh orang Eropa hingga berhasil menuju rumah para dewa yang belum mereka jamah sebelumnya, Rute yang ia lewati berawal dari Magelang, berangkat dari rumah resident dengan membawa serta rombongan besar. Tentu saja perjalanan yang dilakukan tidak murni oleh orang Eropa. Terdapat penduduk asli yang menjadi penunjuk jalan.

Lepas dari Magelang, ia menuju Secang, dilanjutkan ke Temanggung, via Parakan yang dilanjutkan ke arah barat laut dengan naik turun Gunung hingga memutari Telaga Menjer. Rute ini artinya ia tidaklah melewati Wonosobo, atau jalan besar sekarang yang menghubungkan Magelang-Wonosbo-Dieng. Perjalanan tsb memakan waktu 4 hari, dengan berkuda,

Selepas dari Parakan jalur berat sudah mulai terasa, dimana 70% mereka lakukan dengan menuntun kudanya. Selain medan yang berat, teror dari Harimau menjadi salah satu musuh mereka. Dimana sering kali raja Hutan Jawa ini berkali2 memangsa manusia di Lereng Sindoro-Sumbing. Hingga di malam terakhir ia menginap disebuah Negorij (wilayah) yang bernama Kayu Rangkah.

Dusun ini berada dibawah desa yang lebih luas bernama Kali Beber yang dilewati sebelumnya, kedua desa terpisah dengan tebing curamn yang di aliri Kali Tulis yang mengalir deras dan hanya bisa dilewati dengan jembatan gantung kayu yang dijalin dengan pilinan bambu.

Seletah melewati tanjakan yang melelahkan rombongan melihat sebuah pohon besar yang menjadi asal usul nama dusun, Kayu Rangkah
Desa di huni oleh 12 kepala keluarga, yang seluruhnya merupakan orang Jawa. Tidak ditemukan hewan piaraan, baik itu kerbau, sapi ataupun unggas. Peduduk hidup dengan berladang Jagung, Kacang, dan juga beberapa hasil bumi (kecuali padi), selain itu mereka juga menanam dan membudidayakan tembaku untuk keperluan hidup.

Penduduk desa dikatakan berbadan sehat, berotot, namun berkulit pucat. Keseharian mereka adalah berladang dan mencari kayu diatas gunung. Mereka mengambil kayu dengan menggunakan sebuah pedati kecil, tanpa ditarik sapi (gerobak?). Aktifitas biasa dilakukan pada musim hujan hal ini dikarenakan ketika musim panas udara terasa sangat dingin (bediding). Juga mencari kayu di dalam hutan.

Bila bediding tiba, hari-hari mereka lewati didalam rumah dan menghabiskan waktu di sekitar api unggun dan menghisap tembakau untuk mengusir hawa dingin. Bila tak ada keperluan mendesak, mereka tidak akan keluar rumah. Hal inilah yang menurut Cornelius membuat kulit mereka pucat, karena terlalu sering menghirup asap pekat dari api yang mereka buat.

Untuk melawan dingin, penduduk di tempat ini juga memiliki pakaian yang sedikit berbeda dengan daerah di dataran rendah. Dimana mereka menggunakan semacam kain rok wanita berbentuk kotak (sarung), yang dililitkan pada bagian leher dan tubuh mereka.

Pertama melihat rombongan orang Eropa tsb, Perempuan dan Anak-anak lari ketakutan keluar desa. Mereka tidak atau belum pernah bertemu orang asing sebelumnya. Namun setelah dijelaskan kepada Kepala Desa atau Loera (Lurah?) mereka berangsur angsur kembali dengan jaminan keselamatan.

Rombongan menginap di tempat ini, dimana mereka ditampung dirumah kepala desa. Rumah tersebut merupakan rumah paling besar di antara rumah2 lain. Namun begitu bagi orang rombongan itu, teramat sangat tidak layak. Mereka tidur di sebuah balai-balai mirip pendopo, yang sejatinya adalah tempat mengeringkan tembakau (nggarang, pengeringan tembakau dengan asap).
Dikarenakan asap yang pekat dan mengepul rombongan tsb tidak dapat tidur, hingga membuat mereka keluar masuk ruangan walau harus melawan dingin hawa pegunungan malam.

Setengah delapan pagi rombongan ini melanjutkan perjalanan. Meskipun telah siang, namun sinar mentari belum mampu menembus kabut pagi. Atas saran kepala desa mereka di anjurkan untuk meninggalkan kuda. Hal itu dikarenakan jalan ke Dieng tidak mungkin dilalui dengan Kuda.

Saran itu sudah tentu membuat rombongan yang sudah amat lelah dalam perjalanan dua hari terakhir ini semakin merintih dalam hati. Tapi karena memang mereka tidak tahu medan, dan melewati jalanan ekstrim di hari2 yang lalu, merekapun memgikuti saran ini.
Dan benar, jalanan mereka lalui lebih gila dibandingkan yang sebelumnya. jalanan mendaki tajam, sempit, berbatas jurang dan berdinding tebing. Hingga kemudian mereka bertemu dengan sebuah anak sungai yang bermuara pada sebuah air terjun tinggi (Sikarim?).

Selpeas dari air terjun ini perjalanan mulai landai. Di bawah pohon besar mereka beristirahat sejenak. Sepanjang perjalanan mereka tak bertemu hewan liar bahkan unggas sekalipun. Satu-satunya satwa yang terlihat disana adalah gerombolan lutung dan kera. Dimana hewan-hewan itu mengeluarkan suara bersahut-sahutan ketika melihat rombongan datang.

Tiba? Beloooon…. Sebelum masuk wilayah datarang tinggi Dieng mereka masih melalui satu desa terakhir yang berjarak 7 mil dari pinggiran dataran tinggi. Mereka menyebutnya Conan (Sikunang?), desa inilah pos akhir kehidupan manusia yang dihuni 16 kepala keluarga.

Masih banyak cerita dari Cornelius yang mungkin baru sa Tahu. Yang salah satunya kebiasan Sulatn Jogja yang meminta kiriman bongkahan beleran dari kawah Gunung Di Hyang. Tak jelas kegunaannya, namun menurut penduduk kala itu, Sultan selalu menginginkan belerang terbaik tiap tahun untuk di kirim ke istnana.

Foto: I. Kinsbergen, Candi Srikandi 1867.

Action Verbs

TASK 2

Translate into Good English!

1 Saya akan memperbaiki rangkaian listrik jika terjadi gangguan

      ……………………………………………………………………………………………

      2. Mereka dapat memasang instalasi yang menggunakan sumber 3 phasa.

      ……………………………………………………………………………………………

      3. Semua siswa dapat merakit panel sesuai diagram kontrol pengawatannya

      ……………………………………………………………………………………………

      4. Kami dapat mengetahui fungsi dan cara kerja dari peralatan listrik yang digunakan.

      ……………………………………………………………………………………………

      5. Saya dapat mengetahui prinsip kerja dari rangkaian kontrol motor sistem Y-A.

      ……………………………………………………………………………………………

      6. Kami dapat mengetahui prinsip kerja dari rangkaian kontrol motor sistem dahlander (dua kecepatan)

      ……………………………………………………………………………………………

      7. Mereka dapat mengetahui prinsip kerja dari rangkaian kontrol sistem DOL (Direct On Line).

      ……………………………………………………………………………………………

      8. kita harus mempertimbangkan keselamatan kerja,sehingga program kerja akan berjalan dengan lancar.

      ……………………………………………………………………………………………

      9. Semua siswa harus mengetahui Mesin dan alat mana yang diperlukan

      ……………………………………………………………………………………………

      10. Kita harus peduli Lingkungan dan memahami suasana tempat kerja

        ……………………………………………………………………………………………

        11. Kita harus memakai pakaian kerja yang sesuai dan terkancing

          ……………………………………………………………………………………………

          12. Kita tidak boleh membawa dan menyimpan benda tajam

            ……………………………………………………………………………………………

            13. Kita dilarang punya Rambut panjang dan kepala harus diberi pelindung

              ……………………………………………………………………………………………

              14. Kita harus melepas semua perhiasan dari tangan

                ……………………………………………………………………………………………

                15. Kita harus menggunakan kaca mata khusus

                  ……………………………………………………………………………………………

                  16. Kita harus menggunakan sepatu yang sesuai

                    ……………………………………………………………………………………………

                    17. Kita harus menggunakan sarung tangan bila perlu

                      ……………………………………………………………………………………………

                      18. Kita harus membersihkan tangan sebelum dan sesudah bekerja

                        ……………………………………………………………………………………………

                        19. Kita harus  menggunakan pakaian kerja sebersih mungkin

                          ……………………………………………………………………………………………

                          20. Meja tempat bekerja harus dalam keadaan bersih sebelum dan sesudah dipakai

                          ……………………………………………………………………………………………

                          Action Verbs

                          TASK I

                          Translate !

                          Run: ………………….Jump: …………………. 
                          Swim: ………………….Climb: …………………. 
                          Write: ………………….Read: …………………. 
                          Speak: ………………….Listen: …………………. 
                          Eat: ………………….Sleep: …………………. 
                          Dance: ………………….Sing: …………………. 
                          Draw: ………………….Paint: …………………. 
                          Build: ………………….Destroy: …………………. 
                          Create: ………………….Solve: …………………. 
                          Think: ………………….Learn: …………………. 
                          Teach: ………………….Drive: …………………. 
                          Fly: ………………….Explore: …………………. 
                          Play: ………………….Laugh: …………………. 
                          Cry: ………………….Smile: …………………. 
                          Talk: ………………….Walk: …………………. 
                          Hug: ………………….Kiss: …………………. 
                          Push: ………………….Pull: …………………. 
                          Lift: ………………….Push-up: …………………. 
                          Ride: ………………….Skate: …………………. 
                          Surf: ………………….Ski: …………………. 
                          Bake: ………………….Cook: …………………. 
                          Eat: ………………….Taste: …………………. 
                          Smell: ………………….Touch: …………………. 
                          Feel: ………………….Blink: …………………. 
                          Blink: ………………….Nod: …………………. 
                          Wink: ………………….Wave: …………………. 
                          Shake: ………………….Hike: …………………. 
                          Trek: ………………….Jog: …………………. 
                          Hop: ………………….Skip: …………………. 
                          Stretch: ………………….Breathe: …………………. 
                          Blink: ………………….Nap: …………………. 
                          Yawn: ………………….Crawl: …………………. 
                          Slap: ………………….Tickle: …………………. 
                          Point: ………………….Shout: …………………. 
                          Whisper: ………………….Cough: …………………. 
                          Sneeze: ………………….Blink: …………………. 
                          Juggle: ………………….Balance: …………………. 
                          Dive: ………………….Roll: …………………. 
                          Spin: ………………….Skip: …………………. 
                          Cartwheel: ………………….Gesture: …………………. 
                          Gesture: ………………….Pose: …………………. 
                          Pose: ………………….Freeze: …………………. 
                          Tumble: ………………….Slide: …………………. 
                          Catch: ………………….Throw: …………………. 
                          Hit: ………………….Kick: …………………. 
                          Punch: ………………….Run: …………………. 
                          Chase: ………………….Catch: …………………. 
                          Fetch: ………………….Wrestle: …………………. 
                          Race: ………………….Win: …………………. 
                          Lose: ………………….Tie: …………………. 
                          Compete: ………………….Train: …………………. 
                          Exercise: ………………….Clap: …………………. 
                          Snap: ………………….Clench: …………………. 
                          Grasp: ………………….Pat: …………………. 
                          Scratch: ………………….Rub: …………………. 
                          Scratch: ………………….Itch: …………………. 
                          Yell: ………………….Cheer: …………………. 
                          Boo: ………………….Encourage: …………………. 
                          Support: ………………….Help: …………………. 
                          Assist: ………………….Guide: …………………. 
                          Follow: ………………….Lead: …………………. 
                          Direct: ………………….Smile: …………………. 
                          Frown: ………………….Sigh: …………………. 
                          Wonder: ………………….Marvel: …………………. 
                          Admire: ………………….Glance: …………………. 
                          Stare: ………………….Gaze: …………………. 
                          Wink: ………………….Blink: …………………. 
                          Hesitate: ………………….Decide: …………………. 
                          Plan: ………………….Achieve: …………………. 
                          Succeed: ………………….Fail: …………………. 
                          Attempt: ………………….Accomplish: …………………. 
                          Improve: ………………….Change: …………………. 
                          Adapt: ………………….Transform: …………………. 

                          Action Verbs

                          Action Verb

                          Apa itu action verbAction verb adalah kata kerja yang menunjukkan suatu tindakan yang dilakukan oleh subjek dalam sebuah kalimat. Contoh action verb yaitu runeatwritejumpwalk, dan climb.

                          Run: Berlari
                          Walk: Berjalan
                          Jump: Melompat
                          Swim: Berenang
                          Fly: Terbang
                          Dance: Menari
                          Sing: Menyanyi
                          Play: Bermain
                          Climb: Mendaki
                          Skip: Melompat
                          Ride: Mengendarai

                          Drive: Mengemudi
                          Cycle: Bersepeda
                          Hike: Mendaki (jalan kaki)
                          Ski: Bermain ski
                          Skate: Bermain skate
                          Surf: Berselancar
                          Dive: Menyelam
                          Kick: Menendang

                          Punch: Memukul
                          Lift: Mengangkat
                          Carry: Membawa
                          Pull: Menarik
                          Drop: Menjatuhkan
                          Throw: Melemparkan
                          Catch: Menangkap
                          Build: Membangun
                          Destroy: Menghancurkan
                          Create: Menciptakan

                          Invent: Menciptakan
                          Innovate: Berinovasi
                          Arrange: Menyusun
                          Schedule: Menjadwalkan
                          Pack: Membungkus
                          Organize: Mengatur
                          Clean: Membersihkan
                          Sweep: Menyapu
                          Dust: Menghapus debu

                          Mop: Mengepel
                          Vacuum: Menghisap
                          Wash: Mencuci
                          Wipe: Mengelap
                          Scrub: Menggosok
                          Dry: Mengeringkan
                          Iron: Menyetrika
                          Fold: Melipat
                          Unfold: Membuka lipatan

                          Hang: Menggantung
                          Arrange: Menyusun
                          Plant: Menanam
                          Water: Menyiram
                          Harvest: Menuai
                          Plow: Membajak

                          Seed: Menabur benih
                          Weed: Membuang gulma
                          Prune: Membentuk (pohon)
                          Rake: Mengumpulkan daun
                          Trim: Memotong (tanaman)
                          Trim: Memangkas (rambut)
                          Shave: Cukur

                          Shower: Mandi
                          Bath: Mandi
                          Brush: Menyikat
                          Comb: Menyisir
                          Style: Menata (rambut)
                          Curl: Mengeritingkan

                          Straighten: Meratakan (rambut)
                          Blow-dry: Mengeringkan (rambut)
                          Apply: Mengoleskan
                          Rub: Menggosok
                          Massage: Pijat
                          Moisturize: Menghidrasi
                          Exfoliate: Mengelupas kulit
                          Shampoo: Mencuci (rambut)
                          Condition: Merawat (rambut)

                          Rinse: Berkumur
                          Spit: Meludah
                          Sleep: Tidur
                          Wake: Bangun
                          Dream: Bermimpi
                          Nap: Tidur siang
                          Snore: Mendengkur
                          Yawn: Menguap
                          Stretch: Merenggangkan

                          Relax: Bersantai
                          Meditate: Meditasi
                          Exercise: Berolahraga
                          Jog: Joging
                          Stretch: Merenggangkan
                          Lift weights: Angkat beban
                          Squat: Jongkok
                          Push-up: Push-up
                          Sit-up: Sit-up

                          Crunches: persiapan latihan
                          Plank: senam pinggul
                          Dance: Menari
                          Stretch: Merenggangkan
                          Bend: Membungkuk
                          Twist: Memutar
                          Jump: Melompat

                          Berikut ini 10 contoh kalimat menggunakan action verbs yang tercakup dalam berbagai jenis tenses:

                          1. She runs every morning to stay fit.
                            (Dia berlari setiap pagi untuk tetap sehat.)
                          2. The children are jumping happily on the trampoline.
                            (Anak-anak melompat dengan bahagia di trampolin.)
                          3. He swims in the pool every weekend.
                            (Dia berenang di kolam setiap akhir pekan.)
                          4. The birds fly gracefully in the sky.
                            (Burung-burung terbang dengan anggun di langit.)
                          5. They danced together at the party last night.
                            (Mereka menari bersama di pesta semalam.)
                          6. The singer sings beautifully on the stage.
                            (Penyanyi itu menyanyikan dengan indah di panggung.)
                          7. The children play soccer in the park every afternoon.
                            (Anak-anak bermain sepak bola di taman setiap sore.)
                          8. He will climb the mountain with his friends next month.
                            (Dia mendaki gunung bersama teman-temannya bulan depan.)
                          9. She rides her bike to school every day.
                            (Dia mengendarai sepedanya ke sekolah setiap hari.)
                          10. They will drive to the beach for a picnic this weekend.
                            (Mereka akan mengemudi ke pantai untuk piknik akhir pekan ini.)

                          Lagu Dolanan Khas Madiun

                          Panas Panas Mlaku

                          Cipt. NN

                          Panas Panas Mlaku , Ora Nggawa Payung

                          Sandale di seret , Dlamak ane Mlenthung

                          Surabaya geger, ngungsi neng Mediun

                          Mediun Jakarta, Janji rukun tetap merdeka…

                          Budi Pekerti Jawa

                          Di timbali matur dalem
                          (Jika dipanggil, ucapkan saya)
                          Diparingi matur nuwun
                          (Jika diberi, ucapkan terima kasih)
                          Yen lewat nderek langkung
                          (Jika melewati orang yang lebih tua, ucapkan permisi sambil membungkukkan badan)
                          Yen lepat nyuwun pangapunten
                          (Jika berbuat salah, ucapkan minta maaf)

                          Di timbali matur dalem
                          (Jika dipanggil, ucapkan saya)

                          Numpak Sepur

                          sinten numpak sepur
                          lunga nyang kedhiri

                          wong iki sepur dhur

                          bayare setali

                          sinten trima nggonceng

                          konangan kondektur

                          yen di dhendha seceng

                          napa mboten kojur

                          Basic Mathematics In English

                          Operasi Matematika dalam Bahasa Inggris

                          Dalam matematika terdapat 7 operasi hitung bilangan bulat yang sering digunakan, yakni penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, perpangkatan, dan tanda kurung.

                          1. Penjumlahan

                          Untuk awal dimulai dari dulu yang mudah, yaitu penjumlahan. Dalam bahasa Inggris penjumlahan disebut dengan addition. Cara pengucapan operasi penjumlahan dalam bahasa Inggris:

                          7+2=9

                          Dikutip dari laman English Number, ada dua cara pengucapan operasi penjumlahan atau addition, sebagai berikut:

                          – Seven plus two equals nine.
                          – Seven and two is nine.

                          2. Pengurangan

                          Berikutnya kita belajar operasi yang disimbolkan dengan tanda minus ini. Pengurangan dalam bahasa Inggris disebut subtraction. Berikut cara pengucapan pengurangan dalam bahasa Inggris:

                          11-3= 8

                          – Eleven minus three equals eight.
                          – Eleven minus three is eight.

                          3. Perkalian

                          Untuk operasi perkalian ini tidak berbeda dengan operasi penjumlahan dan pengurangan. Dalam bahasa Inggris perkalian disebut multiplication. Cara pengucapan multiplication:

                          5×3=15

                          – Five times three equals fifteen.
                          – Five multiplied by three equals fifteen.

                          4. Pembagian

                          Selanjutnya masuk ke operasi yang sedikit sulit yakni pembagian. Untuk operasi hitungan pembagian ini bahasa Inggrisnya adalah division.

                          60/5=12

                          – Sixty divided by five is twelve.
                          – Sixty divided by five equals twelve.

                          5. Perpangkatan

                          Untuk operasi perpangkatan dalam bahasa Inggris perlu dicermati dengan baik karena terdapat beberapa pengucapan. Dalam bahasa Inggris perpangkatan disebut powers of numbers.

                          Berikut contoh dan pengucapan perpangkatan dalam bahasa Inggris. Namun sebelum itu simak pola berikut ini seperti dilansir dari EF Blog:

                          X pangkat Y = . . . (X to the power of Y)

                          X pangkat 2 = . . . (X to the power of 2 / X squared)

                          X pangkat 3 = . . . (X to the power of 3 / X cubed)

                          52=25 

                          Operasi di atas adalah lima pangkat 2, dalam bahasa Inggris operasi tersebut diucapkan menjadi: five squared is twenty five.

                          33=27

                          operasi di atas diucapkan menjadi three cubed is twenty seven atau three to the power of three is twenty seven.

                          Istilah Matematik dalam Bahasa Inggris

                          Bilangan

                          Even number: Bilangan genap
                          Odd numbers: Bilangan ganjil
                          Primes number: Bilangan prima
                          Zero number: Bilangan nol
                          Digit number: Bilangan cacah
                          Negative integer: Bilangan bulat negatif
                          Integers: Bilangan bulat
                          Fractional number: Bilangan pecahan 
                          Rational number: Bilangan rasional

                          Bentuk Geometris

                          Line: Garis
                          Line Segment: Segmen garis
                          Angles: Sudut
                          Point: Poin
                          Radius: Jari-jari
                          Vertex: Puncak
                          Equiangular: Pigura yang sudutnya sama
                          Hypotenuse: Sisi miring
                          Circumference: Keliling
                          Area: Luas
                          Side: Sisi
                          Interior angle: Sudut dalam
                          Diameter: Diameter
                          Obtuse Angle: Sudut tumpul
                          Perpendicular Line Segments: Segment gratis tegak lurus
                          Right Angle: Sudut kanan (sudut siku-siku)
                          Equilateral Triangle: Segitiga sama sisi 
                          Scalene Triangle: Segitiga sembarang
                          Right Triangle: Segitiga kanan
                          Pentagon: Segi lima
                          Square: Persegi (Kotak)
                          Intersecting Line Segments: Segmen garis yang berpotongan
                          Rectangle: Persegi panjang
                          Rhombus: Belah ketupat
                          Parallel Line Segments: Segmen garis paralel
                          Quadrilateral: Segi empat
                          Octagon: Segi delapan
                          Circle: Lingkaran
                          Tube: Tabung
                          Reckitt: Layang-layang
                          Cone: Kerucut
                          Sphere: Bola
                          Polygon: Segi banyak
                          Cube: Kubus
                          Triangle: Segitiga
                          Circle: Lingkaran
                          Round: Bulat
                          Cylinder: Silinder
                          Prism: Prisma

                          Sumber : Kumpulan Operasi Matematika dalam Bahasa Inggris dan Pengucapannya (medcom.id)

                          My Beloved Village

                          Materi : Mendeskripsikan Lingkungan Tempat Tinggal,

                          Descriptive Text, menceritakan tentang tempat tinggal, yaitu berupa desa, kota, lingkungan, dusun, perumahan dan lain-lain. Yang diceritakan adalah hal-hal yang menarik yang ada diseluruh lingkungan tempat tinggal, misalnya sawah yang indah, perkebunan yang teduh, sungai yang jernih, masayarakat yang ramah, hutan yang hijau, taman buah , Taman Bunga yang beraneka macam dan sebagainya. Jika di desa tempat tinggal ada bagunan, taman, candi, masjid, gereja yang menarik , yang punya cerita sejarah merupakan hal yang unik dan menarik yang harus diceritakan dalam descriptive teks ini.

                          Singkatnya, descriptive text adalah teks yang menjelaskan tentang suatu hal. Baik orang, benda, peristiwa, ataupun tempat. Descriptive text memberikan penjelasan secara rinci agar pembaca paham objek informasi yang mereka cari.

                          Descriptive text merupakan salah satu jenis teks yang berfungsi untuk menjelaskan seseorang atau sesuatu hal.Teks ini memiliki beberapa ciri di antaranya seperti menggunakan atribut dan menjelaskan proses, menggunakan adjective dan classifiers serta menggunakan simple present tense. Selain itu, descriptive text juga memiliki struktur umum yang terdiri atas identifikasi dan deskripsi.

                          Identifikasi merupakan bagian yang mengidentifikasi hal yang dijelaskan. Sementara itu, deskripsi merupakan bagian yang menjelaskan kejadian, kualitas, dan atau karakteristik sesuatu hal yang dijelaskan.

                          Berikut Contoh Descriptive Text yang menceritakan suatu tempat:

                          Raja Ampat

                          Raja Ampat is one of popular nature destination in Papua, Indonesia.Raja Ampat is well-known tourist destination for its beautiful beach, sea activities, and wonderful underwater views. Raja Ampat is a natural habitat of fish and sea animals. Raja Ampat is said to be a hidden paradise in Eastern Indonesia. The sea water is still very clear with many bright and beautiful marine animals.

                          Raja Ampat beach has white sand, thus adding to the impression of the beauty of this place. Raja Ampat is also a group of small islands that have many steep and beautiful cliffs.

                          My Beloved Village

                          I’m only just a simple boy that came from Negeri Sembilan living where in  Kg. Minching Baru B.  

                          For me, my village is the best from others. In my village has a lot of various fruit like durian,rambutan,mangosteen and so on. My village gave me a lot of memories either sweet nor bad memories.

                          For me, the best memories along I grew up in there are bathing in a river, fishing, playing gasing and others. 

                          But the most exciting is where Eid begins. 

                          During to celebrate Eid, all my relatives came to village to celebrate Eid together make more cheerful’s situation. Many activity had done in the night before Eid morning. Firstly the most important during Eid is did the lemang.  Lemang is a traditional Malay delicacy made from glutinuos rice and cooked in a stick of bamboo in a well watched open fire outdoors and usually eaten with rendang or curries.

                          Before Eid, must for me to bought some new clothes as baju raya. We all has shopping together bought the new clothes for Eid. Its also can make more strength in sillaturrahim in each Muslim. 

                          Other than story about Eid, the best abaut my village is I can eat my mother’s cooked and also help my mother did the homework when I feel boring and free.

                          I also can visited all my old friends that long time not had been seen. 

                          Above here is the reason why I very love my village.

                          Thank you.Wassalam.

                          Sumber : aizad: My Beloved Village (aizaddprokiller.blogspot.com)

                          Lawang Sewu

                          Lawang Sewu is a historic building located in the city of Semarang, Central Java, Indonesia. It was built in the early 20th century by the Dutch colonial government as the headquarters of the Dutch East Indies railway company. The building is a grand structure, featuring a mix of Gothic, Renaissance, and Dutch colonial architectural styles. It is characterized by its large arched windows, intricate carvings, and distinctive Dutch-style roof.

                          Lawang Sewu has a rich history, having served as a prison during the Japanese occupation of Indonesia and as a military headquarters during Indonesia’s independence struggle. It was also the site of several important events during the country’s political turmoil in the mid-20th century.

                          Today, Lawang Sewu is a popular tourist attraction, showcasing the rich history and cultural heritage of Semarang and Indonesia. Visitors can explore the building’s stunning architecture, including its grand halls and ornate staircases, and learn about its fascinating history through guided tours. Despite its turbulent past, Lawang Sewu remains a testament to the region’s cultural richness and is widely regarded as one of the most important historical landmarks in Indonesia.

                          Sumber : ✓ 10 Contoh Descriptive Text Tentang Tempat Dan Artinya (penaguru.com)

                          expressing opinion

                          1. Tujuan Pembelajaran
                          • Siswa dapat mengidentifikasi opini
                          • Siswa dapat menjelaskan fungsi dari sebuah opini dengan baik
                          • Siswa dapat menanyakan opini kepada orang lain dengan baik
                          • Siswa dapat memberikan opini dengan baik

                          2. Materi pembelajaran, 

                          Fungsi Sosial Ungkapan “Asking for and Giving Opinion”

                          Untuk memberikan pendapat dan meminta pendapat.

                          About Your School

                          1 What do you think of your school?

                          • I think……
                          • I feel…..
                          • In my opinion….
                          • according to me, …

                          2 So, what should you do ?

                          • I have to …..
                          • I should…..
                          • I must….

                          Asking for Expressing Opinion ( minta pendapat)

                          • What is your opinion? I think …
                          • What do you think of…? I believe …
                          • How do you feel about…? I feel …
                          • How do you see …? It seems to me …
                          • What’s your idea about …..?
                          • What do you think about it?
                          • Do you agree with that?
                          • Is that what you think?
                          • Have you got an opinion about it?
                          • How do you feel about it?
                          • Do you have anything to say about it?

                          Giving Opinion (memberi pendapat)

                          • In my opinion…
                          • In my experience…
                          • Speaking for myself…
                          • Personally, I think…
                          • I (strongly) believe that…
                          • I really feel that…
                          • If you ask me…

                          Agreeing (persetujuan)

                          • Of course
                          • You’re absolutely right
                          • Yes, I agree.
                          • I think so too.
                          • That’s a (very) good point.
                          • Oh yes, that’s right.
                          • Exactly.
                          • I don’t think so either.
                          • That’s true.
                          • That’s just what I was thinking.
                          • I couldn’t agree more.
                          • That’s exactly what I think.
                          • I think you’re right.
                          • I hear you.
                          • Yes, me too / me neither.

                          Gives some opinion about : …………………

                          1. What is your opinion about bullying in your school?
                          2. What do you think about environment of your school?
                          3. How do you feel about the important of responsibility as a student?
                          4. What’s your idea about the creativity of the student?
                          5. Have you got an opinion how to increase the discipline habitual

                          Make Some of Group of 4 Students, choose one of the topic above.

                          Example of Dialog about Expression of Opinion about Global Warming

                          KIKI :  Hi.. good afternoon

                          ANA : Hi, good afternoon Kiki
                          KIKI : How about our team homework ?
                          ANA : Oh yeah. Biology homework about global warming. What is your opinion about Global Warming ?

                          KIKI : I think it becomes worse and worse, Today it becomes hot news talking by all people in  the world. So we must make a Poster about global warming and finished that next week
                          ANA : Do you have an idea about this ?

                          KIKI : Mmm…..I was thinking it, a big globe of earth……with the factories, the junk, and pollution around us it will be awesome
                          ANA : I agree with you, maybe we can add flood in Jakarta and the bald forest in Borneo.

                          KIKI : We must have a good picture to edited, maybe I can get it from Google Earth.
                          ANA : I agree, they have a good point of view for our earth.
                          KIKI : Can we do this homework tomorrow?
                          ANA : Ok.. That a very good idea . See you tomorrow.

                          KIKI : See you.

                          “WHAT DO YOU THINK ABOUT BULLYING?”

                          Task 1

                          Read the questions carefully. Note down your opinions and reactions to the questions. During the discussion with your group of four, offer your personal reaction and understanding of the text.

                          1. Do you think bullying is a serious issue in your school? Give reasons to support your opinion.

                          2. Did this opinion article raise/change your awareness about bullying? Please explain.

                          3. Do you think it is necessary to educate people on issue of bullying? Why? Give reasons to support your opinion.

                          4. Do you think bullying should be declared as punishable crime? Give reasons to support your answer.

                          5. Discuss the article on bullying in a group? Does it change your perspective on bullying or not? Give reasons to support your answers.

                          Task 2

                          Read the opinions below. Based on the context of the statements given below,try to figure out what is being talked about. Match the category in the box with the opinions given in the table below. The first one has been done for you.

                          Task 3

                          Work in Pairs, make a dialogue about the expressing of opinion! Look at the example below :

                          Helmi : Retno, what do you think is the best action to reduce global warming?

                          Retno : I think everyone should start changing their way of life.

                          Helmi : What do you mean?

                          Retno : Well, we have to start to do what we can, to help reduce global warming.

                          Helmi : What do you suggest that we should do?

                          Retno : Well, there are lots of things that we can do. We should start saving electricity, start recycling things, start using public transport means, buying and consuming as much as we need only, etc. Basically, just save anything that we can.

                          Helmi : Wow! You know a lot of things about reducing global warming. Where did you learn all of that from?

                          Retno : Well, I read newspapers, magazines, and also search for information in the internet. Actually, I want to inform what I’ve learned to everyone so that everybody can start helping to save our mother nature.

                          Helmi : You’re so awesome. How about if you write it in our school magazine next month?

                          Retno : That’s a great idea. I’ll do that.

                          Helmi : OK, I’ve got to go now.

                          Retno : Bye.

                          • Act out the dialogue in front of the class!
                          • (Assignment at home). Find such dialogue using the expressing Opinion from internet or another sources! Rewrite the script on your notebook!